Sokon Masuk Indonesia, Tata Motors Percaya Diri Tinggi Bersaing

Senin, 29/02/2016 20:00 WIB |
Ilustrasi persaingan Sokon dan Tata Motors di pasar kendaraan komersial Indonesia
Ilustrasi persaingan Sokon dan Tata Motors di pasar kendaraan komersial Indonesia

mobilinanews (Jakarta) - Nyaman bermain di segmen kendaraan komersial membuat PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) seakan enggan untuk menawarkan kepada konsumen Indonesia produk kendaraan penumpangnya. Fokus TMDI saat ini adalah untuk mengembangkan segmen pasar kendaraan komersial yang saat ini pasarnya cukup lumayan besar di Indonesia.

Tetapi kenyamanan merek otomotif asal India ini diperkirakan tidak berlangsung lama. Pasalnya, Sokon, merek kendaraan asal Cina yang juga berfokus di segmen commercial vehicle akan segera masuk di pasar otomotif Tanah Air. Lalu bagaimana tanggapan Tata Motors Indonesia menghadapi ancaman ini?

"Terkait kehadiran merek Cina, Indonesia memang pasar besar yang selalu menarik minat produsen otomotif untuk bisa merambah pasar disini. Buat kami tidak masalah, bahkan kita senang karena akan memberi banyak pilihan lebih kepada konsumen," kata Biswadev Sengupta, Presiden Direktur PT TMDI di acara media gathering yang berlangsung hari ini, Senin, (29/02) di Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan.

Kehadiran Sokon di segmen komersial buat Tata Motors bukan sebuah ancaman. Bahkan disebutkan Tata Motors kini sudah jauh lebih confident dengan produk-produk mobil komersial yang sudah mereka tawarkan di Indonesia.

"Khususnya pasar pick up, kita tidak khawatir, karena jelas kita menawarkan kepada konsumen Indonesia top produk alias produk berkualitas global. Artinya kita sangat confident dengan apa yg kita tawarkan," lanjut Biswadev.

Percaya diri yang tinggi ini memang bukan tanpa alasan. Tata Motors dengan line up produk lengkap di segmen komersial, harga yang sesuai kantong pengusaha kecil dan menengah, serta biaya perawatan atau biaya kepemilikan yang murah, membuat banyak konsumen menaruh minat pada merek Tata Motors.

"Ditambah dengan dukungan jaringan pelayanan aftersales yang sekarang sudah mulai menyebar di seluruh Indonesia, tentu kami menjadi sangat percaya diri," tutup Biswadev.

Saat ini, jaringan layanan TMDI terdiri dari 19 outlet 3S (Sales, Service, dan Sparepart), dan 64 outlet 2S. Rencananya akan berkembang menjadi 30 outlet 3S dan 80 outlet 2S. (Zie)