mobilinanews (Jakarta) - Siapa yang tidak kenal Peter Jacobson? Apalagi di era awal tahun 2001, di mana modifikator ini sempat bikin heboh khalayak umum dengan hasil modifikasi mobilnya. Mobil Kijang Super tahun 1986 disulap menjadi Kijang super ceper.
"Bangun mobil itu dari tahun 2000, baru jadi setahun kemudian,” ujarnya kepada mobilinanews.
Lalu bagaimana asal usul sampai bisa terjun menjadi modifikator mobil yang dapat dikatakan modifikator mobil yang ekstrim ?
"Gue memang cuma lulusan SMP, tapi dari kecil kerjaan gue berhitung. Gue cuma suka matematika, main lego dan menggambar. Sampai pekerjaan rumah (PR) pelajaran matematika kakak gue aja, gue yang kerjain," ujar pria yang memiliki nama asli Peter Jacob.
Lalu mengapa namanya berubah jadi Jacobson?
"Karena nama belakang bokap Jacob. Makanya gue mau membesarkan nama itu, yang artinya anaknya Jacob," tutur putra dari Marcos Jacob ini.
Pertama kali Peter usaha sendiri dan mendapatkan uang dari hasil usahanya adalah dengan membantu menjual mobil temannya pada tahun 1995. Kali itu dia dapat untung 12 juta dengan menjual mobil.
Tahun 1996, ada customernya yang datang membawa mobil Daihatsu Feroza dan memintanya untuk membuat modifikasi pada mobilnya sehingga bisa bertarung di kejuaraan drag race.
"Siapa yang sangka ada orang yang percaya gue bisa bangun mobil buat drag race. Tapi namanya jalan dari Tuhan, enggak ada manusia yang bisa tebak," tutur pria yang kini memiiki bengkel di Jl Deplu Raya No.88, Jakarta Selatan ini.
Alhasil, Daihatsu Feroza yang dibangunnya tampil gemilang pada acara drag race di Sentul dengan catatan waktu 2 detik lebih kencang dari catatan waktu sebelum Feroza tersebut dipegangnya.
Dari sejak itu, beberapa orang datang untuk dimodifikasi mobilnya oleh Peter. Kebanyakan tamu yang datang, berdasarkan referensi dari tamu sebelumnya dan juga dikarenakan kepercayaan murni.
"Pernah bahkan tahun 2005 ada customer, yang punya pabrik plastik di Medan. Dia tanya-tanya lewat telepon, setiap hari telepon 1 jam, akhirnya dia minta mobil Honda Nouva tahun 1988-nya dimodifikasi. Sampai 1 tahun dan mobil sudah menang 7 piala auto salon, saya baru ketemu orangnya," ungkap peter.
Sampai saat ini, hampir 50 mobil yang dimodifikasi ekstrim oleh pria kelahiran 20 Agustus 1970 ini.
"Kreatifitas enggak terbatas hanya karena seseorang lulusan SMP. Imaginasi tinggi yang didukung sama ilmu dan bersikap jujur, itu yang bisa buat seseorang berkembang," tambah modifikator yang juga sempat berguru kepada Eric Lee dan Richard -Karya Wisesa, mengenai metalogi dan karakter mesin ini.
Wow.. Inspiratif banget! (Teks/Foto: Rally Marina)