mobilinanews - Musim hujan telah tiba, curah hujan yang diprediksi akan rutin terjadi hingga bulan Maret mendatang, menuntut kita untuk cermat mempersiapkan diri kala harus beraktifitas, maka waspadalah. Banjir menjadi salah satu konsekuensi yang harus dihadapi, dan bersiap berhadapan dengan banjir lebih baik dilakukan daripada rutinitas hari – hari harus terganggu.
Namun sesungguhnya banjir bukanlah kendala, sejauh kita siap berjibaku dengan keadaan banjir dengan mengikuti beberapa tips berikut ini.
- Pastikan tangki bensin Anda dalam keadaan penuh. Hal ini guna mengantisipasi jika para Sahabat terjebak oleh macet, tidak perlu khawatir akan kehabisan bahan bakar.
- Bawalah bekal baik makanan dan minuman yang cukup.
- Periksa baterai HP atau gadget Anda, bila perlu bawalah baterai cadangan atau power bank guna mengantisipasi bila Anda perlu menghubungi nomer darurat, namun kondisi batere drop.
- Cermati rute perjalanan. Gali informasi, rute perjalanan yang biasa Anda lewati, apakah berpotensi terendam banjir atau tidak. Jika rute perjalanan yang biasa dilewati terendam banjir, maka carilah jalur alternatif.
- Persiapkan rute alternatif. Untuk rute alternatif bisa diperoleh dengan mencari informasi melalui media informasi cepat yang tersedia, bisa dengan mengakses www.lewatmana.com , twitter @TMCPoldaMetro , atau menghubungi stasiun radio yang selalu meng update pergerakan arus lalu-lintas seperti radio ElShinta (021-5869000) atau Twitter @ElShinta, radio Senora (021-6340641) atau Twitter @Sonorafm92 .
- Jika terpaksanya harus melibas banjir, pastikan ketinggian air tidak melebihi batas ban mobil. Bila ketinggian air melewati ban mobil, maka air beresiko masuk ke ruang mesin, dan Anda patut waspada.
- Ketika melibas banjir, bagi Anda yang menggunakan transmisi manual, gunakan gigi rendah dan jaga konstan kecepatan mobil, usahakan mesin jangan sampai mati. Dan bila mesin mati, jangan paksakan menstarter mobil, karena hal ini dapat membuat air tersedot masuk melalui lubang knalpot. Lebih baik dorong mobil ketempat yang kering, baru kemudian mencoba menstarter, atau hubungi bengkel terdekat untuk melakukan evakuasi.
- Dan bila keadaan sudah sangat tidak memungkinkan akibat akses jalan yang sudah tidak mungkin dilalui kendaraan, akan lebih baik menunda rencana perjalanan dan segera mengabari kantor, untuk meminta ijin atau menunda janji temu dengan pihak yang telah terjadwal oleh Anda.