Mengalami Banyak Kendala Di Portugal, Dimas Ekky Dan Gilang Tetap Optimis Tampil Gemilang

Minggu, 28/08/2016 17:12 WIB |

motorinanews - Dua pebalap Astra Honda Racing Team asal Indonesia yang berlaga di ajang FIM CEV Champhionship seri Portugal, Dimas Ekky dan Andi Gilang, telah mengikuti sesi kualifikasi sabtu (27/8) kemarin.

Kendati sempat mengalami kesulitan karena efek cuaca panas saat kualifikasi, Andi Gilang tetap berupaya mencetak hasil yang lebih baik. Dia akan mulai balapan di posisi 22 dan Dimas Ekky di posisi 8.

Andi Gilang yang turun di Kejuaraan CEV Moto3 Junior World Championship punya beberapa masalah di bagian buritan motor dan harus bekerja keras dengan seluruh tim untuk mendapatkan feeling dan waktu terbaik. Pebalap berusia 19 tahun ini mencoba lebih cepat di sesi kedua. Ia terus berjuang meski agak kesulitan.

Perfoma Andi mulai meningkat setelah penggantian ban. Sayangnya, saat Andi mencoba membuat waktu tercepat, pebalap lain terjatuh di depannya sehingga membuatnya mengerem dan kehilangan kesempatan untuk memperbaiki catatannya. Andi akhirnya hanya dapat memulai balapan di urutan 22.

“Saya melalui kondisi yang berat. Di beberapa bagian kami sudah membuat kemajuan, tapi di bagian lain, kami harus mencari setting motor yang lebih baik agar saya makin percaya diri saat mengendarainya. Ketika saya sudah yakin mampu mendapatkan waktu terbaik, ada pebalap jatuh tepat di depan saya dan memaksa saya mengurangi kecepatan. Hasil hari ini kurang memuaskan, tapi sesi kualifikasi sudah selesai. Saya harus fokus menghadapi balapan," ujar Gilang.

Sementara Dimas Ekky yang bertarung di Kejuaraan CEV Moto2 European Championship menempati posisi ke 8 di Kualifikasi pertama dengan waktu 1:47.177. Dengan kondisi trek yang panas, rider Moto2 ini naik ke posisi ke-7 di kualifikasi kedua dengan catatan waktu yang stabil. Kendala yang sama dengan yang dihadapi Andi Gilang dialaminya, yaitu kesulitan mengendalikan motor karena grip ban berkurang. Hasil kualifikasi gabungan hari ini menempatkan Dimas Ekky di posisi 8.

“Kami membuat kemajuan besar saat sesi kualifikasi. Target kami meraih waktu 1:46, tapi kondisi lintasan sangat panas sehingga kami tak bisa meraihnya. Sisi baiknya adalah kami mampu membuat kemajuan di kondisi panas dibanding pebalap lainnya, dan kondisi panas di sesi kualifiaksi kedua sangat mirip dengan kondisi saat balap besok. Untuk balap besok, ada beberapa setup motor yang kami ubah, khususnya di bagian depan. Saya optimistis mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia," terang Dimas.