Akibat Banyaknya Permintaaan, Ekspor Yamaha MX King 150 Melonjak

Kamis, 16/06/2016 20:54 WIB |

motorinanews - Sejak bulan Februari hingga Mei 2016 penjualan ekspor Yamaha MX King 150 meningkat. Hal itu disebabkan karena melonjaknya permintaan konsumen dari Filipina sehingga penjualan unit MX King semakin bertambah (16/6).

Tercatat MX King 150 memperoleh kenaikan sekitar 1.900 unit dari Januari ke Februari. Pada awal Januari Yamaha hanya mengekspor sekitar 600 unit dan di bulan Februari melonjak menjadi 2.500 unit. Hingga dari bulan Maret, April hingga Mei angka penjualan cukup konsisten dengan menyentuh 3.000an unit.

Tingginya ekspor MX King menempatkannya sebagai produk terlaris ketiga Yamaha Indonesia di pasar luar setelah Nmax dan YZF-R3. Terhitung dari Januari hingga Mei 2016, total ekspor MX King 150 sebanyak 13.500 unit, sedangkan Nmax 16.600 unit dan YZF-R3 ada 15.360 unit.

Jika dibandingkan dengan di tahun 2015, total ekspor perdana pada bulan Agustus hingga Desember MX King hanya mampu mengukuhkan angka penjualan sekitar 6.800 unit.

”Filipina merupakan tujuan utama ekspor MX King produksi Indonesia. Di Filipina, MX King dikenal dengan nama Sniper 150 MXi. Hal yang menggembirakan bebek sport Yamaha Indonesia itu disukai konsumen Filipina sehingga permintaan di sana bertambah. Sama halnya dengan market Indonesia, yang paling diincar di kelasnya adalah MX King,” beber Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Di pasar domestik MX King paling laris di kelasnya, 24.987 unit terjual dari Januari hingga Mei 2016. Jika ditambah dengan Jupiter MX 150, tipe MX King Series total sudah terjual 31.756 unit di 5 bulan pertama tahun ini.