motorinanews - Valentino Rossi, menyebut kunci suksesnya berhasil start di posisi dua malam nanti karena adanya perubahan setingan. Sejak menjalani free practice satu hingga tiga, pebalap berusia 37 tahun ini tidak pernah mampu menduduki posisi tiga besar. Lalu di uji balap ke tiganya yang dilaksanakan sabtu sore, Rossi hanya menjadi pebalap tercepat kelima.
Lalu saat uji coba terakhir Rossi berserta timnya bekerja keras mencari setingan terbaik dari motor YZR-M1 dan berhasil meraih setinga apa yang dia mau. Setelah menjadi pebalap tercepat ketiga di sesi latihan terakhir, Rossi sukses menempati peringkat kedua di sesi kualifikasi dengan catatan waktu terbaik 1 menit 23,289 detik.
Pebalap Movistar Yamaha ini berhasil mengalahkan waktu pebalap Ducati yakni Andrea Dovizioso yang tampil dominan di sesi free practice sebelumnya. Di babak kualifikasi, Dovi menduduki posisi tiga. Sementara pos terdepan ditempati rider Ducati lainnya, Andrea Iannone, yang meraih catatan waktu terbaik 1 menit 23,142 detik.
“Kami mengawali pagi dengan tidak baik di sesi latihan ke tiga. Kemudian saya mencoba mengubah akselerasi motor dan hasilnya meraih hasil yang bagus pada sore hari,” jelas Rossi kepada Autosport. (text : tigor)