Tidak Boleh Salah, Para Mekanik Tim Yamaha Racing Indonesia Dibekali Yamaha Technical Academy

Kamis, 04/08/2016 11:46 WIB |

motorinanews - Sehubungan dengan kejuaraan ARRC 2016 seri 4 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, akhir pekan ini (5-7 Agustus), beberapa tim tengah menyiapkan semuanya untuk tampil menjadi yang terbarik.

salah satunya yang dilakukan oleh tim Yamaha Racing Indonesia. Pihaknya kini telah mempersiapkan mesin YZF-R25 yang diberikan khusus dari pabrikan yakni YIMM. Sebelum langkah set-up motor, maka tuner-tuner yang terlibat diberikan pengarahan dahulu dalam sesi Yamaha Technical Academy (YTA).

Ini berhubungan dengan pemahaman regulasi ARRC 2016 kelas AP250. Termasuk memahami potensi mana dari kudabesi YZF-R25 yang diperbolehkan untuk diupgrade. Tentu saja, ada sharing informasi dengan tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang telah eksis selama dua tahun penyelenggaraan ARRC dan dikomandoi Wahyu Rusmayadi selaku manager tim.

Catatan penting, bahwa peraturan AP250 (ARRC 2016) berbeda dengan gelaran Sunday Race ataupun Kejurnas IRS (250 cc). Terutama dalam konteks perangkat camshaft dan magnet yang wajib standar pabrik. Kalau di Sunday Race dan IRS boleh dimodifikasi atau diganti.

“Ini pengalaman pertama saya. Tentunya, sangat berharga hingga dapat mengetahui aturan di balap Asia yang berbeda dengan balapan di tanah air. Saya akan memahami bagian mana saja yang dapat dimodifikasi, “ucap Widya Krida Laksana, mekanik tim Yamaha Bahtera yang menerangkan bahwa mereka akan menggunakan velg OZ Racing yang didatangkan langsung dari Italia.

“Jadi tantangan kita dalam hal porting dan mapping pengapian. Selebihnya memang dominan standar, “timpal Yogie MBKW2, tuner yang mengawal JR Deden dan siap didukung ECU pengapian label aRacer. Khusus mekanik Hawadis yang memback-up kudapacu M Zaky, dipastikan sudah memahami regulasi AP250 karena memang dalam dua tahun ini ikut
berkompetisi di ARRC.