motorinanews - Cantik dan berprestasi di arena yang didominasi kaum Adam bikin Sheva Anela Ardiansyah jadi bintang sirkuit garuk tanah. Anak crosser nasional Irwan Ardiansyah itu memang istimewa. Bocah kelahiran 6 juli 2005 itu kini jadi satu-satunya pembalap "berkulit halus" yang rutin ikut kejuaraan nasional motocross.
Darah dan lingkungan memang jadi pemicu terjunnya Sheva di kubangan debu dan lumpur arena motocross. Hendriansyah dan Aldy Lazaroni adalah paman-paman Sheva yang profesinya pembalap. "Tapi, awalnya saya tidak pernah meminta Sheva ikuti jejak Bapaknya. Ia sering lihat saya latihan dan balap. Tau-tau ngotot pengin ikut balap juga," buka Irwan soal kiprah putri sulungnya itu.
Sheva kecil pun sadar, kesukaannya itu terhitung anomali. "Awalnya minta ajari.naik sepeda. Lalu naik motor. Baru minta ikut balap," kisah pelajar SD Ungaran - Jogjakarta yang mulai aktif balap sejak 2012 itu.
Dian sendiri, sapaan sang Bapak, sadar sebagai cewek, Sheva punya kelebihan dan kekurangan di motocross. Kelebihannya kita tau, cantik, Bro!!! "Teknik bisa sama dengan anak lelaki. Tapi, sebagai perempuan, fisiknya jelas kalah. Itu kodratnya," tutur suami Tantri Nareswari itu.
Untuk itu, Dian khusus mengundang trainer fisik untuk Sheva. "Banyak ikut saya di gym. Latihan fisik sesuai porsi usia, ditambah dikit. Sebagai perempuan, dia lebih tekun latihan," bangga Dian yang 7 kali juara nasional motocross dan sekarang aktif di aspal road race.
Kini, Sheva yang disponsori KYT dan IRC sudah betot gas Special Engine 65cc. "Ngga mau mikir jauh dulu. Sekarang, cita-citaku pengin juara di kelas 65. Trus, lanjutin ke 85cc," pungkas si Cantik berpostur 120cm/25kg itu.
Waaaahhh, bakalan mengundang crosser cowok lain dan penonton untuk ikut kejurnas motocross, nih. Tapi, waspada, Bapak dan Om-om Sheva bakal jagain! (Teks : Aries Susanto; Foto : istimewa)