motorinanews (Sepang) - Tak terbendung pada race di 1 gelaran Asia Talent Cup (ATC) 2016 seri Sepang, Malaysia membuat Andi Gilang semakin dekat dengan gelar juara umum.
Pasalnya pebalap dari Astra Honda Racing Team (AHRT) ini hanya selisih 6 poin dari pemuncak klasemen dan di seri pamungkas ini hanya butuh finish di posisi ketiga agar gelar juara umum dapat diraih.
Masuk di race kedua, pebalap asal Sulawesi Selatan ini diputaran awal menunjukkan kehebatannya hingga sempat berada di baris depan. Tak seperi biasanya, di race terakhir ini banyak pebalap yang terjatuh.
Pada lap kelima, Masaki terjatuh saat berada di posisi kedua, di belakang Ogura dan di depan Gilang. Tak lama berselang, Ogura juga terjatuh karena motornya gagal berbelok yang mengakibatkan motornya meluncur ke gravel.
Insiden kembali teradi pada lap ke-7. Rekan setim Adni Gilang yaitu Gerry terjatuh saat naik ke posisi kedua. Walau begitu, dia masih bisa melanjutkan balapan. Setelah itu Chantra memimpin balapan diikuti Deniz Oncu (Turki) dan Gilang.
Di sisa enam putaran, Chantra makin jauh meninggalkan pebalap lain, sementara Gilang masih bersaing dengan beberapa pebalap lain untuk memperebutkan tempat kedua. Di balapan yang menyisakan 2 putaran, Andi Gilang harus menelan pil pahit karena terjatuh.
Akibatnya Andi Gilang gagal menjadi juara umum ATC tahun ini. Meski dirinya gagal, Andi Gilang terlihat masih percaya diri walau tangannya sempat mengalami cedera pada saat terjatuh tadi.
Dengan begitu, keberuntungan berpihak kepada Somkiat Chantra (Thailand). Torehan 25 poin membuat total pencapaiannya lebih unggul dari Ai Ogura dan Gerry Salim. (Zhein)