motorinanews (Jakarta) - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat ingin agar Pemprov Sumatera Selatan lebih serius soal MXGP yang telah dijadwalkan bakal dilangsungkan di Palembang, 8 Juli 2018.
"Keseriusan itu ditunjukkan dengan segera memenuhi kewajiban membayar fee kepada promotor Youthstream sebesar 620 ribu Euro (hampir Rp 10 miliar) yang deadlinenya 6 September 2017," ujar Medya Saputra, Wakil Ketua Umum Roda Dua IMI Pusat.
Komitmen itu penting dilaksanakan agar kita tidak dicap sebagai negara yang tidak komit. Apalagi ke depan Indonesia akan menggelar cabang olahraga roda dua lainnya seperti MotoGP yang juga di bawah FIM.
Dibanding membayar fee MotoGP yang hingga 7 juta Euro pada penyelenggaraan tahun pertama, fee untuk MXGP masih jauh lebih murah.
Sementara itu Alfonsus Judiarto, ketua IMI DKI yang juga pelopor yang membawa MXGP ke Indonesia menyebut pihaknya sudah bersusah payah mendatangkan kejuaraan dunia motocross ke Indonesia.
"Dan adanya event MXGP di Palembang bisa menjadi road to Asian Games. Selain itu, juga bisa mendatangkan wisatawan lokal dan manca negara ke Sumatera Selatan," ujar Judiarto.
Sementara Itu, pejabat terkait di Pemprov Sumsel tidak ada yang berani memberi komentar terkait komitmen terhadap penyelenggaraan MXGP.
Namun kabar terbaru, Gubernur Alex Noerdin akan segera merespon menerima Palembang sebagai tuan rumah MXGP 2018.
Kita tunggu saja. (budsan)