Menahan Sakit Luar Biasa! Diva Ismayana Taklukkan Kejurnas Motocross 2026 Pasuruan

Selasa, 14/07/2026 23:41 WIB
bagas


Diva Ismayana #26 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)
Diva Ismayana #26 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Pasuruan) - Ketangguhan mental dan fisik benar-benar diuji dalam putaran kelima Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 yang berlangsung di Sirkuit Putra Airlangga Rizqy Motorsport, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur.

Berkompetisi di kelas MX1, dua crosser andalan Ducati MX Team Indonesia berhasil membawa pulang hasil yang sangat memuaskan, meski salah satu pembalapnya harus bertarung di atas motor sambil menahan rasa sakit yang luar biasa.

Sorotan utama tertuju pada Diva Ismayana #26 yang mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi sehari sebelum balapan utama dimulai. Meski cedera yang dideritanya semakin parah, Diva menolak menyerah demi mengamankan poin klasemen kejuaraan.

Sejak balapan pertama (Race 1), Diva langsung melakukan start cepat dan menempel ketat posisi terdepan. Sadar akan kondisi fisiknya yang belum bugar sepenuhnya, Diva memilih taktik cerdas dengan menjaga ritme balap agar performanya tetap stabil.

Langkah tersebut terbukti jitu dengan keberhasilannya mengamankan posisi kedua di podium Race 1. Lalu kemudian, di balapan kedua (Race 2), giliran kerja sama dan strategi tim yang berbicara.

Kedua pembalap Ducati langsung melesat tajam di barisan depan setelah gerbang start diturunkan. Hilman Maksum sempat memimpin di posisi kedua dengan Diva menempel ketat tepat di belakangnya.

Memasuki paruh kedua balapan, Diva melihat celah di tikungan dan berhasil menyalip rekan setimnya untuk mengamankan posisi kedua hingga bendera finis dikibarkan, sementara Hilman menyusul kokoh di posisi ketiga.

Keberhasilan ini melengkapi pencapaian manis Hilman Maksum. Meskipun pada balapan pertama ia sempat tertinggal dari rombongan utama, pembalap bernomor start #24 ini tidak panik, ia melewati satu per satu pembalap di depannya hingga merebut posisi ketiga.

Melalui konsistensinya di dua balapan tersebut, Diva Ismayana berhasil keluar sebagai juara kedua keseluruhan (runner-up overall) dengan raihan 44 poin, sedangkan Hilman Maksum berada di podium ketiga dengan total 40 poin.

Keberhasilan meraup poin besar di tengah situasi sulit ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh seluruh anggota tim. “Balapan akhir pekan ini benar-benar menguji mental dan fisik saya," ungkap Diva Ismayana usai turun dari motornya.

“Setelah cedera yang saya alami semakin parah akibat insiden di Qualifying Race, target utama saya adalah menyelesaikan setiap balapan sebaik mungkin dan tetap membawa pulang poin maksimal,” sambungnya.

“Tentu saya ingin bertarung lebih agresif, tetapi kami juga harus berpikir untuk kejuaraan secara keseluruhan. Saya bersyukur masih bisa finis P2 di kedua race dan menjaga posisi di klasemen,” ungkap Diva.

Di sisi lain, Hilman Maksum juga mengakui ketatnya persaingan di lintasan Pasuruan. “Race pertama memang cukup sulit karena saya kehilangan momentum saat start, sehingga harus bekerja keras mengejar posisi,” jelas Hilman.

“Di race kedua, start saya jauh lebih baik dan kami bisa langsung berada di depan. Senang bisa kembali meraih podium dan memberikan hasil positif untuk tim. Kami akan terus bekerja agar bisa tampil lebih kuat di putaran berikutnya,” terangnya.

Melihat perjuangan keras dari kedua pembalapnya, Johny Pranata selaku Manager Tim Ducati MX Team Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan daya juang yang ditunjukkan di sirkuit.

“Hari ini, Diva menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan tetap mampu bersaing di barisan depan meski harus menahan rasa sakit sepanjang akhir pekan,” puji Johny dalam kesempatan yang sama.

“Di sisi lain, Hilman kembali membuktikan konsistensinya dengan dua podium yang sangat penting. Kami tentu menginginkan hasil yang lebih baik, tetapi melihat kondisi yang dihadapi tim, kami bersyukur bisa membawa pulang poin-poin penting untuk kejuaraan,” ungkapnya.

“Setelah balapan hari ini, kami akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi Diva dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi balapan berikutnya dua minggu kedepan,” pungkas Johny.

Dengan hasil podium ganda ini, Ducati MX Team Indonesia membuktikan bahwa kombinasi antara motor berperforma tinggi hingga mental baja dari para pembalapnya menjadi modal utama untuk tetap menjadi penantang gelar terkuat di ajang Kejurnas Motocross 2026.

Tag

Terpopuler

Terkini