motorinanews (Muara Enim) - Perusahaan tambang batubara terbesar di Kabupaten Muara Enim mulai serius menyalurkan bakat penggemar balap garuk tanah di Bumi Sriwijaya. Buktinya, kini sebuah sirkuit permanen telah dibangun dan dipakai sebagai kejuaraan perdana disana.
Keseriusan pihak PT Bukit Asam di Kecamatan Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan diwujudkan dengan menyediakan lahan seluas 3 hektar. "Saat ini panjang trek baru 1200 meter, tapi masih bisa dipanjangkan menjadi 1600 meter," ungkap Cecep Saparudin, owner Babe Motorsport yang sering dipercaya jadi Pimpinan Perlombaan Grasstrack.
Hasilnya tak sia-sia. Saat kejuaraan grasstrack terbuka yang digelar Minggu (8/10) sebanyak 204 starter menjajal trek baru yang menantang itu. "Event ini sebagai uji coba sirkuit. Masih ada yang harus dibenahi agar sesuai standar nasional," ulas Cecep, pria yang biasa disapa Babe dan kerap menjadi event organizer balap garuk tanah.
Spesifikasi sesuai standar nasional inilah yang sedang diperbaiki. Bidikannya bisa menggelar Kejuaraan Nasional Grasstrack tahun 2018 mendatang. Beberapa gundukan jumping juga harus diperbaiki, sebab tak sesuai dengan titik jatuh pebalap.
Kondisi ini juga diakui oleh M. Iqbal dan Fahrurozi yang biasa menjadi Juri. Inspeksi lebih lanjut juga harus dilakukan pihak Pengprov IMI Sumatera Selatan agar sirkuit sesuai standar yang diinginkan.
"Ya, kita berharap bisa menggelar event Kejurnas Grasstrack Region 1 Sumatera tahun depan. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka hari jadi PT Bukit Asam," pungkas Suhedi, General Manager UPTE PT BA. (BangVe)