motorinanews (Padang) - Pusat keramaian kota Batusangkar di Sumatera Barat berada di sekitar pasar dan Lapangan Cindua Mato. Dulu sering diadakan kejuaraan balap motor disana. Kini, terhitung 14 tahun tak pernah lagi digelar road race.
Lalu angin segar pun berembus. Terdengar kabar bakal ada hajatan kejuaraan balap motor disana. Kepastian disampaikan Nailul Azmi, Ketua Padang Automotive Sport Club (PASC). Lelaki yang lebih akrab disapa Caun ini memang putra daerah Batusangkar.
"Mau gak mau, harus dari promotor lokal yang bangkit. Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?," semangat Caun yang telah mengantongi rekomendasi IMI Sumbar No. 006/IMI-SBR/REK/A/II/2018 dan izin keramaian dari instansi terkait.
Maka disiapkanlah hajatan "Bhayangkara Road Race Open Championship 2018" pada Minggu, 8 April 2018. Melihat titel acara, jelas kerjasama dengan Kepolisian. Apalagi terpasang slogan "No Drug But Race" yang menjadi tagline.
"Ya, terselenggara berkat dukungan AKBP Bayuaji Yadha Prajas, Kapolres Tanah Datar. Beliau sangat peduli dengan situasi dan kondisi yang terjadi," jelas Caun, anak asuh Helmy Sungkar yang bakal memecah kevakuman 14 tahun.
Ada 15 kelas perlombaan yang disiapkan panitia. Tak ketinggalan kelas legendaris Scooter Vespa FFA s/d 200cc. Bagi peserta yang perlu info, tinggal kontak Krisna di ponsel 085263640023. "Pendaftaran paling lambat Sabtu pukul 18:00 WIB," tegas Caun.
Posisi Batusangkar cukup strategis. Berdekatan dengan kota sekitarnya seperti Payakumbuh, Bukittinggi, Solok dan Padang. Diharapkan peserta ramai mengikuti ajang pacu di trek jalan raya ini sebab akses mudah dijangkau. (BangVe)