mobilinanews (Surabaya) - Setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari mimpi besar konektivitas Pulau Jawa, proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) kini menunjukkan perkembangan signifikan. Sebagai salah satu segmen lanjutan Tol Trans-Jawa, ruas Tol Probowangi Seksi 1, yang meliputi Gending hingga Kraksaan sepanjang 12,9 km, dijadwalkan mulai beroperasi secara fungsional selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Pengoperasian ruas tol ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan saat musim liburan. Berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Tol Probowangi Seksi 1 akan dibuka mulai 21 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Para pengguna jalan akan menikmati akses tol ini secara gratis, sesuai kebijakan pengoperasian tol fungsional sementara.
Tol Probowangi merupakan bagian dari proyek ambisius Tol Trans-Jawa yang menghubungkan Banten hingga ujung timur Jawa, Banyuwangi. Dengan panjang total 175,78 km, tol ini dirancang untuk memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Pembangunan Tol Probowangi dibagi menjadi dua tahap:
Tahap I: Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 km.
Tahap II: Besuki-Banyuwangi sepanjang 126,10 km.
Tahap pertama telah mencapai progres 55,27% per 30 Oktober 2024, dengan ruas Gending-Kraksaan (Seksi 1) siap digunakan untuk mendukung kebutuhan perjalanan Nataru. Pekerjaan konstruksi untuk Tahap I dimulai pada Februari 2023, dengan target selesai pada Oktober 2024. Ruas ini dilengkapi dengan tiga simpang susun (SS) yaitu SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki, serta dua rest area strategis untuk kenyamanan pengendara.
Sementara itu, Tahap II yang mencakup Besuki hingga Banyuwangi direncanakan akan segera menyusul setelah penyelesaian Tahap I.
Ruas Gending-Kraksaan menjadi bagian penting dalam mengurai kemacetan yang sering terjadi di jalur lintas timur Pulau Jawa. Dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam, tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan Probolinggo hingga Besuki, dari sebelumnya 1 jam 15 menit menjadi hanya 30 menit.
Tol ini juga diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilalui, yaitu Kabupaten Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi. Akses yang lebih cepat dan nyaman diyakini akan meningkatkan arus distribusi barang, pariwisata, hingga investasi di kawasan timur Jawa.
Selain Tol Probowangi Seksi 1, pemerintah juga akan mengoperasikan ruas tol fungsional lainnya di Pulau Jawa dan Sumatera selama periode Nataru, dengan total panjang mencapai 120,4 km. Beberapa di antaranya adalah:
Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Seksi 3, Segmen Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,5 km.
Tol Solo-Yogyakarta-NYIA (Seksi 1.2, Segmen Klaten-Prambanan) sepanjang 8,6 km.
Kebijakan ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membantu mengurai kemacetan di jalur utama yang selalu padat saat libur panjang.
Pengoperasian Tol Probowangi menandai langkah maju menuju penyelesaian konektivitas Tol Trans-Jawa yang akan melintasi seluruh Pulau Jawa dari barat hingga timur. Dengan total panjang yang direncanakan mencapai lebih dari 1.100 km, Tol Trans-Jawa menjadi tulang punggung jaringan transportasi darat nasional, membuka peluang besar bagi kemajuan ekonomi, mobilitas penduduk, serta pertumbuhan kawasan di sepanjang jalurnya.
Bagi Anda yang akan memanfaatkan ruas Tol Probowangi saat liburan, siapkan perjalanan Anda dengan baik dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Tol Probowangi kini hadir untuk perjalanan lebih cepat, nyaman, dan efisien!