mobilinanews (Spanyol) - Tahun ini Marc Marquez (Spanyol/Ducati) mencetak gelar juara dunia MotoGP kali ketujuh, menyamai rekor Valentino Rossi. Ia raih gelar itu saat kompetisi menyisakan lima seri balap.
Ya, Marque hanya ikut berlaga dalam 17 seri balap. Ia menjadi juara sebanyak 25 kali dari 34 balapan (sprint dan main race).
Tapi, performa super spesial itu tak cukup untuk menjadikannya atlet terbaik di negerinya. Ia gagal meraih P1 dalam ajang 'Los 100 del Deporte' atau pemilihan atlet terbaik Spanyol 2025 gelaran media ternama di negara itu, Marca.
Marqurz memang luar biasa. Tapi, Alcaraz juga istimewa dan mendapat tempat istimewa di komunitas olahraga Spanyol. Petenis berusia 22 tahun itu mengakhiri ATP Tour 2025 dengan peringkat pertama.
Ia meraih dua trofi utama pada tahun ini. Yakni mempertahankan gelar Roland Garros dalam final yang mendebarkan melawan Jannik Sinner, juga meraih gelar US Open untuk kali kedua.
Alcaraz menikmati performa terbaik dalam kariernya antara April dan Oktober tahun ini, setelah mencapai sembilan partai final ATP Tour berturut-turut dan mengangkat tujuh trofi.
Alcaraz pun mendapatkan tempat terbaik di komunitas olahraga Spanyo. Publik memberinya 44,37% suara. Marquez kalah telak dengan suara hanya 21,5% dan berada peringkat kedua. Posisi ketiga diraih atlet panjat tebing Spanyol Alberto Gines dengan 17,5% pemilih. (r)