mobilinanews (Jakarta) - Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Idemitsu Moto Lounge (18/1).
Mubes ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah organisasi serta menjaga kesinambungan kepengurusan komunitas sepeda motor Honda di Jakarta.
Musyawarah Besar AHJ merupakan pesta demokrasi bagi klub dan komunitas motor Honda yang tergabung dalam Asosiasi Honda Jakarta (AHJ).
Mubes ini dilaksanakan pada akhir masa kepengurusan untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menentukan arah dan kepemimpinan AHJ periode berikutnya.
Sejumlah agenda dibahas dalam Musyawarah Besar AHJ 2026, di antaranya pembahasan dan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Selain itu, ada penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2023 - 2026, serta pelaksanaan pemilihan Ketua Presidium AHJ untuk masa bakti 2026 - 2029.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan komunitas yang tergabung dalam AHJ, dengan total 28 klub dan komunitas hadir sebagai peserta Musyawarah Besar. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat.
“Selamat atas terselenggaranya Musyawarah Besar AHJ 2026, ini bukti bahwa komunitas sepeda motor Honda di Jakarta memiliki komitmen berorganisasi,” ujar Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
PIC Community Development PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sigit Wicaksono menyampaikan bahwa, melalui Musyawarah Besar AHJ 2026, kami berharap komunitas sepeda motor Honda di bawah naungan Asosiasi Honda Jakarta akan semakin solid.
“Soliditas ini menjadi kunci agar AHJ tetap menjadi wadah yang berdampak positif untuk membernya,” ungkap Agus Sigit Wicaksono.
Terpilihnya Ketua Presidium baru diharapkan mampu membawa AHJ semakin solid dan relevan dengan perkembangan bisnis sepeda motor Honda.
Dibawah kepemimpinan yang baru, AHJ diharapkan dapat terus menjadi rumah besar komunitas sepeda motor Honda Jakarta yang inklusif, progresif, dan mampu memberikan dampak positif.