Jadi Solusi Pembiayaan Masyarakat, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun di 2025

Kamis, 05/03/2026 16:15 WIB
Wilfrid Kolo


Margono Tanuwidjaja usai meresmikan kantor cabang FIFGroup di Soreang, Bandung. (foto : ist)
Margono Tanuwidjaja usai meresmikan kantor cabang FIFGroup di Soreang, Bandung. (foto : ist)

mobilinanews (Jakarta) - PT Federal International Finance (FIF) mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada periode Januari hingga Desember 2025. 

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4,92% secarayear-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, di mana laba bersih tercatat sebesar Rp4,42 triliun. 

Direktur FIF, Valentina Chai, menyampaikan bahwa apa yang dicapai perseroan tidak lepas dari kontribusi yang luar biasa dari seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan karyawan FIF.

“Ini menjadi bukti kepercayaan seluruh pihak yang menjadikan FIF sebagai solusi finansial pilihan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan,” kata Valentina.

Peningkatan laba bersih FIF tercermin dalam nilai penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun hingga akhir kuartal IV 2025, meningkat 7,64% (yoy). 

Peningkatan ini juga selaras dengan kenaikan jumlah unit yang dibiayai, yang mencapai 3,39 juta unit, naik 4,85% (yoy).

Pertumbuhan laba bersih perseroan tersebut diperoleh dari operasional seluruh layanan pembiayaan yakni Yakni, FIFAstra, Danantara, Spektra, Danantata, Finatra dan Amitra. 

Valentina mengatakan FIF terus berupaya mengoptimalkan seluruh layanan pembiayaan dalam mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan.

“Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia, kami optimistis untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik dari seluruh layanan pembiayaan kami yang diperkuat dengan value chain serta digitalisasi, untuk menjadi solusi pembiayaan masyarakat Indonesia,” tutur Valentina.

Secara Net-Services Asset (NSA), NSA perseroan tumbuh sebesar 14,38% yoy menjadi Rp53,44 triliun pada kuartal IV 2025. 

Selain itu, FIF mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) Nett di level 0,20% pada kuartal IV 2025, menjadikannya sebagai perusahaan pembiayaan dengan kinerja yang sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Valentina menegaskan, di tengah tantangan ekonomi nasional, FIF ingin menjadi bagian dari solusi keuangan masyarakatmelalui inovasi-inovasi dan layanan terbaik.

Tag

Terpopuler

Terkini