mobilinanews (Belgia) - DNF di GP Belgia membuat George Russell (Inggris/Mercedes) kini tettinggal 50 angka dari team mate-nya, Kimi Antonelli. Perburuan gelar mulai kendor.
Russell gagal mencapai finish pada GP Belgia pada Minggu (19/7) gara-gara crash dengan Lewis Hamilton (Ferrari) di lap pembuka. Ia menganggap insiden itu sebagai racing incident, tida menyalahkan Hamilton yang karena kasus itu dihukum 5 detik oleh steward yang kemudian jadi perdebatan, tetapi justru sepenuhnya menyalahkan tim Mercedes.
"Pada trek lurus batere mobil saya mendadak habis di ujung trek lurus. Kecepatan mobil lebih buruk dari F2. Sejujurnya itu sangat berbahaya," berondong Russell yanģ menyalahkan Mercedes untuk kasus yang sudah terjadi beberapa kali itu.
"Keinginan saya saat ini hanya satu, memiliki mobil yang sama dengan Kimi. Tak ada yang lain," tegasnya menyebut W17 milik Kimi yang sudah memenangkan 9 race musim ini.
Team Principal Toto Wolff pun menanggapi pernyataan pembalapnya. Ia mengakui 50% musibah itu karena kesalahan Mercedes pada software jelang start dan 50% lainnya karena kesalahan pengemudinya.
"Kami.memberikan perhatian yang sama untuk kedua pembalap. Secara keseluruhan performa George meningkat. Tapi, ia masih harus lebih memahami mobilnya karena sebenarnya ia masih kalah sepersekian detik pada tikungan tertentu. Mobil kami terbukati sebagai mobil pemenang. Semua kru mengerahkan segalanya untuk hal itu sembari.meminimalkan kemungkinan kesalahan, tetapi pada akhirnya itu juga bergantung pada pembalapnya," tegas Wolff.
Pada akhirnya Wolff pun secara terang-terangan memuji Antonelli, pembalap muda yang bakatnya ditemukan oleh Woff sendiri di ajang balap gokart.
"Saya lihat Kimi selangkah di depan semua pembalap."
Artinya, keluhan Russell bisa jadi akan diabaikan Mercedes karena pak bos sudah merasa telah memberikan dukungan maksimal dan adil kepada kedua jokinya.
Tentu saja perjuangan Russell berikutnya jadi penuh tanda tanya. Perjuangannya saat ini bukan hanya memburu poin Antonelli di kejuaraan dunia, tetapi juga harus fight melawan Hamilton yang telah mengusir dan mengambil alih posisi P2 yang sebelumnya milik Russell. (*)