mobilinanews (Jakarta) - Mobil ini merupakan sebuah model konsep terbaru dari hasil riset tim Suzuki Indonesia ini diperkenalkan untuk memberi referensi baru moda transportasi publik perkotaan.
Kendaraan ini dirancang agar lebih efisien, ramah lingkungan dan adaptif dengan kebutuhan mobilitas harian terkini.
Selain transportasi publik, wujud nyata keluwesan sasis Suzuki juga hadir lewat unit New Carry Box MBG dan APV MBG.
Keduanya merupakan contoh adaptasi kendaraan niaga Suzuki untuk kebutuhan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuntut mobilitas cepat, efisien, dan mampu menjangkau berbagai wilayah.
Mobil-mobil di atas dapat diandalkan karena ditunjang oleh jaringan outlet penjualan serta purnajual Suzuki di seluruh Indonesia, kendaraan ini siap memaksimalkan rantai logistik program nasional.
“Melalui lini kendaraan niaga yang andal dan adaptif, Suzuki terus berupaya mendukung kelancaran operasional berbagai kebutuhan distribusi,” tutur Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Saputra di Jakarta.
Suzuki juga menampilkan relevansi kendaraan niaganya guna mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui kehadiran unit New Carry Ambulance dan APV Ambulance.
Kendaraan niaga Suzuki telah lama dipercaya untuk dikonversi menjadi ambulans maupun puskesmas keliling guna menjangkau berbagai daerah.
Kehadiran kendaraan ini mencerminkan komitmen Suzuki dalam menghadirkan solusi mobilitas di berbagai sektor.
Tak hanya itu, ada pula mobil untuk menjawab kebutuhan para pengusaha yang hadir di GIICOMVEC 2026 dengan menghadirkan New Carry Moko (Mobil Toko).
Unit modifikasi ini ditampilkan untuk memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM mengenai konsep toko berjalan yang fleksibel untuk menjangkau pelanggan di mana saja.
Kehadiran unit-unit modifikasi pada booth Suzuki menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi dapat membuat kendaraan komersial terus berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
"Kendaraan Suzuki tidak hanya sekadar menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat," tutup Dony.