Uji Emisi Bikin Konsumsi Bensin Semakin Irit

Sabtu, 23/05/2026 09:15 WIB
Wilfrid Kolo


Mekanik Auto2000 sementara melakukan pemeriksaan emisi gas buang mobil konsumen
Mekanik Auto2000 sementara melakukan pemeriksaan emisi gas buang mobil konsumen

mobilinanews (Jakarta) - Menjaga mobil tetap irit bahan bakar tidak hanya soal memilih BBM yang tepat, atau gaya berkendara yang menerapkan eco-driving dan defensive-driving, tetapi juga memastikan kondisi mesin tetap optimal.

Untuk itu, hasil uji emisi dapat menjadi indikator konsumsi BBM kita efisien atau tidak. Nah apakah itu mitos saja atau fakta? Auto2000 coba memberikan penjelasannya.

“Uji emisi merupakan bagian dari prosedur standar servis berkala di bengkel Auto2000 untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesehatan mobil. Jika kandungan gas buang melebihi ambang batas yang ditetapkan, merupakan indikator ada komponen mesin yang bermasalah," terang Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Jumat (22/5).

Cara Mudah Lolos Uji Emisi
Mengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama, kendaraan bermotor berbahan bakar bensin tahun produk 2027.

Dalam aturan itu, ambang batas emisi pada uji idle dengan parameter karbon monoksida (CO) maksimal 1,5% volume dan hidrokarbon (HC) maksimal 200 ppm volume.

Berikut hal yang perlu diperhatikan terkait dengan emisi gas buang mobil:

1. Saluran Masuk Bahan Bakar dan Filter Udara Harus Bersih

Pastikan saluran masuk bahan bakar dan filter udara dalam keadaan bersih karena akan berpengaruh pada angka HC. Komponen yang kotor dapat menghambat aliran udara masuk ke ruang mesin dimana angka HC bisa semakin tinggi karena pasokan udara yang kurang saat proses pembakaran

2. Cek Kondisi Koil dan Busi

Jangan lupa pula untuk memastikan koil dan busi selalu dalam kondisi prima ketika uji emisi sehingga proses pembakaran tidak bermasalah.

3. Pastikan Oli Mesin Bekerja Optimal

Mesin mobil wajib bekerja dalam suhu optimal saat uji emisi dengan cara memeriksa sistem pendingin dan pelumas mesin. Oli yang ikut terbakar akan meningkatkan angka CO, termasuk pula membebani kerja mesin sehingga emisi gas buangnya sulit dikendalikan.


4. Perhatikan Sensor Oksigen dan Catalytic Converter

Sensor oksigen harus dalam kondisi bersih dan tidak rusak menngingat tugasnya sangat krusial untuk menciptakan pembakaran yang sempurna. Termasuk memperhatikan kondisi catalytic converter di knalpot mobil yang bertugas untuk mengubah emisi gas buang beracun menjadi udara bersih.

5. Hindari Memodifikasi Mesin Mobil

Tidak kalah penting adalah biarkan mesin dalam kondisi standar alias tidak dimodifikasi. Biasanya untuk membuat mobil lebih kencang, campuran BBM dan udara dibuat lebih banyak sehingga mengakibatkan gas buang lebih kotor.

6. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai

Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar pembakaran di dalam ruang mesin bisa berlangsung lebih sempurna.

Pembakaran yang sempurna bisa menekan angka CO karena minimnya endapan karbon di ruang bakar dari sisa pembakaran yang bermasalah.Yang tidak kalah penting, dengan terjaganya efisiensi akan membuat mesin irit bensin dan terjaga performanya. 

Tag

Terpopuler

Terkini