mobilinanews (Jakarta) - Keselamatan berkendara hal paling penting dalam berkendara. Hal ini tidak hanya ditentukan oleh keterampilan mengemudi, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam menerapkan budaya defensive driving.
Defensive driving merupakan cara berkendara yang menekankan sikap proaktif, bukan reaktif.
Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi mengatakan bahwa potensi risiko perjalanan selalu ada, termasuk saat lalu lintas meningkat, seperti pada periode libur panjang.
“Agar semua pengguna jalan bisa meminimalisir potensi tersebut bersama-sama, akan lebih baik jika kita menerapkan defensive driving,” ujar Hariadi
Panduan Sederhana Menerapkan Defensive Driving
Untuk mewujudkan perjalanan yang lebih aman dan terkendali, Suzuki merangkum beberapa panduan praktis bagi para pengendara:
Optimalkan Smart e-Mirror
Perangkat ini berperan penting sebagai alat dokumentasi sekaligus memberikan rasa tenang jika terjadi kondisi tidak terduga.
Suzuki merespons kebutuhan tersebut pada model SUV terlarisnya yaitu New XL7 Alpha Hybrid melalui penyematan fitur Smart e-Mirror.
Fitur yang menjadi mata tambahan ini memberikan 3 manfaat yang juga mendukung keselamatan berkendara, antara lain:
Dengan fitur ini pengemudi bisa meningkatkan area pandang dan mengurangi blind spot. Mereka juga tembantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Pengemudi juga bisa mendapatkan data rekaman perjalanan lebih akurat
“Kehadiran fitur ini menjadi relevan bagi konsumen yang membutuhkan visibilitas tambahan, terutama saat berkendara bersama keluarga, membawa barang bawaan, atau menempuh jalur antarkota dengan kondisi lalu lintas beragam,” jelas Hariadi.