mobilinanews (Italia) - Direktur Medis MotoGP Angel Charte memastikan kondisi fisik Marc Marquez (Ducati) sudah fit untuk tarung di GP Italia pada 29-31 Mei ini. Memulai perburuan gelar 2026?
Kembalinya juara dunia bertahan itu langsung membuat riuh lagi perburuan gelar juara dunia 2026. Seri Italia di Sirkuit Mugello ini disebut-sebut sebagai awal Marquez mengejar ketertinggalan yang saat ini sudah kalah 85 poin darì Marco Bezzecchi (Italia/Spanyol). Ia duduk di P9 klasemen sementara.
Tapi, MM93 menampik analisa itu. Katanya, ia saat ini sama sekali tak memikirkan gelar. Ia ingin lebih dulu menguji kemampuan fisiknya di atas motor.
"Di Mugello saya hanya ingin mencapai kemajuan di semua sesi yang berlangsung. Perlu waktu untuk bisa melawan para pembalap yang saat ini di atas," katanya.
Tapi, omongan itu sama sekali tak membuat Bezzecchi terpengaruh. Bukan sekali atau dua kali Marquez kembali bertarung usai cidera dan langsung kompetitif.
"Marc sangat cerdik. Ia tahu persis apa yang harus dilakukan. Ketika ia comeback, itu artinya ia sudah siap (fight). Saat ini kita tidak bisa mengesampingkannya dari perburuan gelar 2026," tegas Bezzecchi.
Pernyataan Bezzecchi didukung sahabatnya sesama akademika VR46, Francesco Bagnaia yang juga rekan setim Marquez di Ducati.
Seperti Bezzecchi, Bagnaia pun tak percaya dengan omongan Marquez.
"Jika ia kembali (bertanding), itu karena ia yakin bisa beri perlawanan. Tak mungkin ia bertarung hanya sekadar dapatkan poin," tegas Bagnaia dikutip dari media motorsports.
Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu mengaku berbicara dengan Marquez pada Jumat (29/5) pagi waktu Mugello atau siang WIB.
"Ia merasa nyaman. Ia tak khawatir dengan (bekas operasi) kakinya. Ia hanya mempertanyakan kesiapan bahu dan lengan kanannya. Tapi, saya yakin Marc akan kuat di sini," tandas Bagnaia.