mobilinanews (Jakarta) - Ferrari baru saja menembus batas suci mereka dengan memperkenalkan Luce, mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama dalam sejarah pabrikan Maranello. Alih-alih mendapat sambutan hangat, langkah radikal ini langsung memicu polarisasi hebat di kalangan pecinta otomotif global. Bagi para purist, kehadiran Luce dianggap "menodai" warisan mesin V12 legendaris Ferrari. Namun bagi sebagian lainnya, ini adalah langkah nekat yang sangat seksi menuju masa depan.
Bukan sekadar mengganti jantung mekanis menjadi baterai, Ferrari merancang Luce sebagai entitas yang benar-benar baru tanpa mengusik lini Internal Combustion Engine (ICE) atau hybrid mereka yang sudah ada.
Berikut adalah bedah lengkap spesifikasi Ferrari Luce yang sedang hangat diperbincangkan.
Daya tarik—sekaligus pemicu kontroversi utama—dari Luce adalah eksteriornya. Ferrari memberikan kebebasan penuh kepada LoveFrom, studio desain milik Jony Ive dan Marc Newson (dua sosok di balik desain ikonik produk Apple), untuk merancang mobil ini. Hasilnya? Sebuah estetika futuristis yang mendobrak pakem tradisional Ferrari.
Fascia Depan & Aerodinamika: Wajah depan Luce tampil agresif dengan sayap besar melayang yang sekilas mengingatkan kita pada muscle car Dodge Charger Daytona. Area hitam mengilap di kap mesin dan desain lampu barunya dinilai terlalu jauh dari garis desain khas Ferrari, yang memicu gelombang kritik di media sosial.
Proporsi Roda Raksasa: Luce berdiri di atas velg monster berukuran 23 inci di depan dan 24 inci di belakang—menjadikannya roda terbesar yang pernah terpasang pada lini produksi massal Ferrari.
Akses Kabin Teatrikal: Sisi samping dilengkapi dengan door handle tersembunyi ala Tesla Cybertruck dan pintu belakang model suicide doors (pintu yang membuka ke arah berlawanan) untuk memberikan akses masuk yang megah ke kabin belakang.
Siluet Belakang: Bagian buritan mengadopsi konsep hatchback dengan kaca menyatu hingga pintu bagasi. Ferrari mengklaim proporsi ini terinspirasi dari siluet legendaris 360 Modena dan 458 Italia.
Di balik kontroversi tampilannya, urusan performa Luce tetaplah sebuah Ferrari sejati. Mobil ini mengemas spesifikasi teknis yang siap membuat jantung Anda berdegup kencang:
| Sektor Spesifikasi | Detail Teknis |
| Sistem Penggerak | 4 Motor Listrik (Teknologi turunan hypercar Ferrari F80) |
| Total Output | 1.035 hp (772 kW) |
| Akselerasi (0-100 km/jam) | 2,5 detik |
| Kapasitas Baterai | 122 kWh (Arsitektur 800V) |
| Kecepatan Isi Daya (DC) | Hingga 350 kW (Isi 70 kWh dalam 20 menit) |
| Bobot Total | 2.260 kg |
Catatan Manipulasi Bobot: Meski bobotnya mencapai 2,2 ton, Ferrari menyematkan teknologi torque vectoring canggih dan penempatan baterai yang sangat rendah. Hasilnya, kedewasaan handling mobil ini diklaim terasa 400 kg lebih ringan dari aslinya saat bermanuver di tikungan.
Masuk ke bagian dalam, Luce menawarkan konfigurasi 5 penumpang pertama dalam sejarah Ferrari, berkat platform EV khusus yang memaksimalkan ruang lantai. Atmosfer interiornya merupakan titik temu antara kemewahan modern dan kontrol mekanis yang maskulin.
Kokpit Dinamis: Setir berbahan aluminium daur ulang dipadukan dengan panel instrumen yang ikut bergerak mengikuti setelan kemudi. Selain layar OLED yang tajam, Ferrari tetap mempertahankan tombol dan sakelar fisik demi mempertahankan sensasi berkendara yang taktil.
Kunci E-Ink & Launch Mode: Kuncinya terbuat dari Corning Gorilla Glass dengan teknologi E-Ink. Saat diaktifkan, animasi kuning khas Ferrari akan menjalar ke seluruh kabin. Tidak lupa, ada tuas fisik khusus berukuran masif untuk mengaktifkan Launch Mode.
Suara Orisinil, Bukan Sintetis: Ferrari menolak menggunakan suara mesin buatan dari speaker seperti EV kebanyakan. Luce menggunakan sensor khusus yang menangkap getaran asli komponen penggerak elektrik, lalu memperkuatnya lewat teknologi mirip gitar listrik. Volume suara ini bisa diatur sepenuhnya oleh pengemudi.
Fasilitas Kelas Atas: Untuk kenyamanan jarak jauh, tersedia opsi kursi pijat, kontrol independen untuk penumpang belakang, serta sistem audio premium 21 speaker berdaya 3.000 watt.
Inovasi radikal ini jelas tidak murah. Ferrari Luce akan mulai membuka keran pemesanan di pasar Eropa pada akhir tahun ini dengan banderol harga di kisaran 520 ribu euro, atau jika dikonversikan menembus angka sekitar Rp9,7 miliar (sebelum pajak dan opsi personalisasi). Sementara untuk pasar Amerika Utara baru akan menyusul pada kuartal kedua tahun 2027.
Luce adalah perjudian besar Maranello. Apakah mobil ini akan dicatat sejarah sebagai sebuah mahakarya yang mendahului zamannya, atau justru menjadi blunder kosmetik dari sebuah brand super? Waktu yang akan menjawab.