MotoGP 2026 Hungaria: Marc Marquez Simpan Tenaga. Pedro Acosta Kuda Hitam di Tengah Rombongan Ducati dan Aprilia

Sabtu, 06/06/2026 12:13 WIB
Rulin purba


Pedro Acosta (Spanyol/Red Bull KTM). (Foto: redbull)
Pedro Acosta (Spanyol/Red Bull KTM). (Foto: redbull)

mobilinanews (Hungaria) - Pembalap muda Red Bull KTM Pedro Acosta meramaikan persaingan berebut pole position dan selanjutnya kemenangan pada sprint race di GP Hungaria, Sabtu (6/6l ini.

Potensi itu tergambar dari hasil Practice yang meloloskan 10 pembalap langsung ke kualifikasi Q2. Acosta membawa RC16 mengalahkan rombongan Aprilia yang menempatkan 4 unit RS-GP  dan 3 Ducati Desmosedici GP26 ke grup 10 Besar tercepat. Hanya Francesco Bagnaia yang terlempar ke Q1 namun diyakini ia akan bisa berebut 1 dari 2 tiket tambahan dari Q1 ke Q2.

Aprilia diwakili Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia) di P3 dan AI Ogura di P5. Sementara duet tim pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin berada di P6 dan 9.

Ducati hanya meloloskan Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer dan Marc Marquez ada di P2, 3 dan 7. 

Acosta menang telak 0,413 detik dari Ducati tercepat (Giannantonio) dan 0,501 detik dari Aprilia tercepat (Fermandez).

Meski demikian Acosta tak ingin berpikir mampu jadi peraih pole positon pada petang ini dan selanjutnya memenangkan sesi sprint race.

"Potensi ada. Saya cepat di Practice karena karakter Balsaon Park yang berliku. Tanpa lintasan lurus yang panjang di Mugello dimana itu menjadi titik lemahnya dibandingkan Aprilia dan Ducati.

Acosta yang jadi satu-satunya dari 4 joki pengguna KTM C16 yakin duet Bezzecchi dan Martin sebagai rival  dan pastinya juga Marquez yang tercepat di FP1 kemarin.

"Marc tetap jadi favorit, paling kencang di FP1. Di sesi Practice saya pikir ia  lebih banyak berpikir untuk sesi balapan. Ia gunakan ban medium seperti yang tahun lalui gunakan untuk mendominasi main race GP Hungaria," tuding Acosta.

 Pada kesempatan terpisah, Marquez pun mengakui ia tidak melakukan serangan waktu di Practice untuk.menghindari kecelakaan. Targetnya hanya sekadar lolos otomatis ke Q2.

"Semakin saya mrnggeber motor sampai limitnya maka kemungkinan crash sangat terbuka dan itu saya hindari'," katanya. 

"Kondisi kesehatan saya pada bahu dan lengan kanan belum ada perubahan signifikan dibandingkan dengan Mugello pekan lalu. Saya simpan tenaga dan berharap ada perubahan baik pada sesi.berikutnya," imbuh MM93 yang kalah 0,734 fi sesi Practice tetapi punya race pace atau kecepatan rata-rata terbaik denganban berkompon medium.

"Secara fisik kondisi saya di Mugrllo dan di sini sama saja. Tak ada perkembangan. Benar, trek Balaton tsk terlalu menekan bahu dan lengan kanan saya Tapi, secara mental saya merasa lebih buruk di sini. Saya harus mengontrol banyak hal."

Ia.menambahkan masalah urat syaraf di bahunya sudah berlalu di Mugello. Tapi yeng muncul di Balaton adalah masalah pada otot tangan kanan. Jangankan saat ngerem kuat dan belok tajam di tikungan kanan, bahkan untuk mengenakan helm saja sempat terkendala.

"Ketika tangan Anda dioperasi sebanyak 7 kali maka jaringan otot pasti terpengaruh. Masalahnya sampai kapan itu terjadi," tutupnya. 

Tapi, jangan lupa, Marquez adalah Marquez. Sepanjang ia masih berada di lintasan balap maka ia biisa saja tampil ganas dan berbeda dari apa yang ia katakan. Kita tunggu hasilnya di Q2 dan sprint rsce pada Sabtu (6/6) petang ini WIB. (r)

Tag

Terpopuler

Terkini