Merayakan 100 Tahun Kecepatan: Ducati Luncurkan Jagat `Collezione 100` yang Super Langka

Kamis, 11/06/2026 15:35 WIB
Ade Nugroho


Ducati Collezione 100
Ducati Collezione 100

 

mobilinanews (Jakarta) - Bagi anda pencinta roda dua, nama Ducati jelas punya tempat tersendiri di hati. Untuk merayakan satu abad perjalanannya di dunia otomotif, pabrikan legendaris asal Bologna ini baru saja memberikan kejutan besar. Bertempat di trek lurus sirkuit Mugello saat pekan balap MotoGP Italia, Ducati resmi merilis Collezione 100—sebuah koleksi mahakarya yang terdiri dari sepuluh sepeda motor edisi ultra-terbatas.

Tidak tanggung-tanggung, setiap model dalam koleksi ini hanya diproduksi sebanyak 100 unit di seluruh dunia. Koleksi ini bukan sekadar motor dengan baju baru; masing-masing model merupakan penghormatan langsung kepada motor legendaris, kemenangan balap ikonik, atau tonggak sejarah yang membentuk DNA Ducati selama satu abad terakhir.

Selain skema warna (livery) yang kental dengan nuansa historis, setiap motor mendapatkan peningkatan performa, detail Centenary Bronze yang elegan, plakat nomor seri eksklusif, hingga pakaian (apparel) senada yang dirancang khusus untuk pemiliknya.

Intip 6 Model Utama yang Menjadi Sorotan:

1. Panigale V4 S 100: Penghormatan untuk Penguasa Imola

Memimpin lini koleksi ini adalah Panigale V4 S 100. Motor ini mengadopsi gaya dari 750 Imola Desmo, motor legendaris yang membawa Paul Smart dan Bruno Spaggiari merajai ajang Imola 200 pada tahun 1972. Kemenangan tersebut adalah sejarah besar karena Ducati berhasil menumbangkan dominasi MV Agusta di kandang mereka sendiri, sekaligus menjadi fondasi lahirnya motor V-twin jalanan ikonik seperti 750 Super Sport.

2. Panigale V2 S 100: Sentuhan Klasik Balap 70-an

Terinspirasi dari motor 750 Super Sport Desmo berkelir kuning-marun milik Franco Uncini di Kejuaraan Italia 1975. Untuk edisi anniversary ini, Ducati memberikan peningkatan mekanis yang serius: ini adalah pertama kalinya kopling kering (dry clutch) dipasang pada keluarga V2 generasi baru. Ditambah lagi dengan setang billet, steering damper, penutup kopling terbuka, dan track kit siap balap.

3. Streetfighter V4 S 100: Menghidupkan Kembali Jiwa "Darmah"

Mengambil inspirasi dari 900 Sport Desmo Darmah tahun 1979, motor ini hadir dengan kombinasi warna hitam-emas yang sangat gahar. Ducati menganggap Darmah sebagai mbah-nya konsep streetfighter modern—menggabungkan estetika motor telanjang (naked bike) dengan performa brutal jauh sebelum tren ini populer. Versi modern ini dilengkapi komponen serat karbon, kopling kering, dan grafis kepala harimau khas motor klasiknya.

4. Monster 100: Merayakan Sang Ikon Jalanan

Untuk model ini, Ducati bernostalgia dengan Monster S4Rs Tricolore tahun 2008, salah satu versi paling dicari dari generasi pertama Monster. Sebagai motor yang memopulerkan tren naked sportbike global, Monster edisi 100 tahun ini dibekali kopling kering, jok berbahan Alcantara, single-seat kit, dan sentuhan warna perunggu yang mewah.

5. XDiavel V4 100: Gaya Ambyar ala Amerika

Motor ini memberikan penghormatan kepada "California Hot Rod" 750 Super Sport yang dikendarai Cook Neilson saat menang di Daytona tahun 1977. Kemenangan itu adalah momen pertama motor Italia bisa menang di balapan berbasis produksi di Amerika Serikat. Edisi khusus ini hadir dengan jok kulit kustom, setang tengah yang diproses masinal (machined), kopling kering, dan aksen perunggu khas Collezione.

6. Diavel V4 RS 100: Replika Balap yang Melegenda

Mengambil basis dari Diavel V4 RS yang bertenaga monster dengan mesin Desmosedici Stradale, motor ini terinspirasi dari 900 Replica tahun 1978 (pasca kemenangan di Isle of Man TT). Motor asli itulah yang pertama kali memperkenalkan kombinasi warna merah, putih, dan hijau (Tricolore) yang kini menjadi identitas performa Ducati.

Empat Model Unik Pelengkap Garasi Kolektor

Empat motor tersisa dalam Collezione 100 merayakan babak sejarah Ducati yang tidak kalah unik:

  • Multistrada V4 RS 100: Menghormati Pantah 1979, motor yang pertama kali memperkenalkan konsep rangka trellis dan sistem penggerak noken as menggunakan belt.

  • Scrambler 100: Merujuk pada 250 Scrambler pasar AS yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1962.

  • Hypermotard V2 SP 100: Memperingati motor ketahanan Ducati 860 yang berlaga di balapan legendaris 24 Horas de Montjuïc.

  • DesertX 100: Ini yang paling nyentrik. Desainnya terinspirasi dari Pantah “Ice”, motor modifikasi awal 80-an yang digunakan untuk eksibisi balap di atas sirkuit es Pegunungan Alpine.

Catatan untuk Kolektor:

Collezione 100 bukan sekadar motor edisi spesial; ini adalah linimasa sejarah berjalan dari sebuah mahakarya Italia. Seluruh koleksi ini akan dipamerkan secara langsung di ajang World Ducati Week pada bulan Juli, sebelum terbang ke Inggris untuk unjuk gigi di Goodwood Festival of Speed akhir musim panas ini.

Bagi anda yang punya selera tinggi dan anggaran tanpa batas, mengamankan salah satu dari 100 unit ini jelas merupakan sebuah investasi status dan sejarah yang tak ternilai. Manakah yang jadi impian lo?

Tag

Terpopuler

Terkini