Makin Canggih! Yamaha Patenkan Teknologi Radar yang Bisa Otomatis Turunkan Gigi

Jum'at, 12/06/2026 14:05 WIB
Ade Nugroho


Yamaha
Yamaha

 

mobilinanews (Jakarta) - Pernah bayangin motor kamu bisa mikir dan ngerem sehalus rider profesional? Yamaha tampaknya sedang mewujudkan hal itu. Pabrikan berlogo garpu tala ini baru saja mendaftarkan paten teknologi terbaru yang memberikan gambaran seberapa pintar motor masa depan nantinya. Intinya, paten ini menggabungkan sistem radar pintar (rider aids) dengan transmisi semi-otomatis.

Menariknya, teknologi ini memungkinkan motor untuk menurunkan gigi (downshift) secara otomatis saat melambat ketika fitur Adaptive Cruise Control (ACC) aktif. Jadi, untuk memperlambat laju kendaraan, motor enggak cuma mengandalkan rem fisik, tapi juga memanfaatkan kombinasi engine braking.

Cara Kerjanya Gak Asal "Ngerem Mendadak"

Alih-alih langsung mencengkeram cakram rem, sistem komputer motor akan mengatur perlambatan lewat beberapa tahap yang sangat halus:

  1. Mengurangi Gas: Sistem pertama-tama akan menutup asupan katup throttle (melepas gas).

  2. Engine Braking: Motor secara otomatis memilih gigi yang lebih rendah untuk mendapatkan efek engine brake.

  3. Rem Fisik: Jika dirasa masih kurang lambat, barulah sistem menyuntikkan tekanan rem tambahan ke roda.

Hasilnya? Proses pengereman jadi terasa jauh lebih natural, mirip banget dengan teknik berkendara para rider berpengalaman yang biasanya menutup gas, menurunkan gigi secara progresif, baru menarik tuas rem demi menjaga stabilitas motor.

Karena sistem ini harus memindahkan gigi secara mandiri tanpa intervensi pengendara, teknologi ini wajib menggunakan transmisi semi-otomatis atau Automated Manual Transmission (AMT). Motor kopling manual konvensional jelas gak bakal bisa menerapkan fitur ini.

Evolusi dari Teknologi yang Sudah Ada

Sebenarnya, Yamaha gak benar-benar berangkat dari nol. Teknologi ini diduga kuat merupakan pengembangan dari basis yang sudah ada pada Yamaha Tracer 9 GT+ Y-AMT. Motor tersebut memang sudah dibekali radar ACC dan transmisi otomatis pintar ala Yamaha.

Namun, lewat paten terbaru ini, Yamaha ingin integrasinya jauh lebih dalam lagi. Gak cuma urusan mesin dan transmisi, tapi perilaku suspensi juga bakal ikut disesuaikan secara elektronik dalam satu paket sistem asisten berkendara yang terkoordinasi.

Kapan Bakal Rilis?

Jika proyek ini masuk jalur produksi massal, kemungkinan besar fitur premium ini akan debut di jajaran motor touring dan sport-touring kelas atas milik Yamaha terlebih dahulu, baru kemudian diturunkan ke segmen motor yang lebih terjangkau.

Namun perlu diingat, yang namanya paten belum tentu 100% diproduksi. Banyak pabrikan mendaftarkan paten hanya untuk mengamankan hak kekayaan intelektual mereka. Tapi paling tidak, langkah Yamaha ini memberi sinyal kuat ke mana arah industri motor masa depan: lebih aman, lebih pintar, dan makin minim effort.

Tag

Terpopuler

Terkini