Sebelum anda keluar, cari tahu dulu :
mobilinanews (Jakarta) - Bagi Anda yang bermobilitas tinggi dengan motor listrik, jalanan rusak atau deretan polisi tidur yang ekstrem sering kali menjadi tantangan harian. Namun, bagi pengendara dewasa yang bijak, mengerem bukan sekadar soal kenyamanan berkendara, melainkan tentang investasi jangka panjang komponen kendaraan Anda.
Tak banyak yang tahu, getaran atau guncangan hebat akibat menghantam jalan rusak dengan kecepatan tinggi ternyata berdampak langsung pada usia pakai (lifespan) baterai motor listrik.
Guncangan Hebat: Musuh Tersembunyi Sel Baterai
Fakta ini diungkapkan oleh Cahya A. Harianto, VP of Engineering ALVA. Ia menegaskan bahwa gaya berkendara yang ugal-ugalan di medan yang buruk sangat tidak disarankan untuk kesehatan motor listrik.
"Pengendara yang suka ngebut, misalnya di jalan yang enggak bagus akan berpengaruh terhadap baterai. Hal itu akan membuat goncangan yang cukup hebat, enggak disarankan buat baterai," buka Cahya, dikutip dari GridOto.
Sebagai langkah antisipasi, Cahya menyarankan para pengendara untuk membawa motor listrik secara wajar dan lebih peka terhadap kondisi jalan.
Turunkan gas saat melihat polisi tidur di depan mata.
Hindari hantaman langsung pada lubang jalan yang dalam.
Proteksi Pabrikan vs. Perilaku Berkendara
Apakah ini berarti baterai motor listrik sangat rapuh? Jawabannya adalah tidak. Secara industri, pabrikan motor listrik modern sekelas ALVA sudah memperhitungkan risiko getaran ini dengan sangat matang.
Desain Dudukan Khusus: Baterai dan housing-nya dirancang sedemikian rupa agar meredam guncangan berlebih saat motor bergerak.
Standar Keamanan Tinggi: Selama dalam batas pemakaian normal, baterai dipastikan aman dari getaran harian.
"Enggak perlu khawatir, kami sudah desain baterai-baterai yang tahan goncangan. Selama penggunaan yang normal masih aman. Pastikan saja jangan sampai baterai terjatuh," tambah Cahya saat ditemui di ALVA Experience Center, SCBD, Jakarta.
Berpikir Dewasa: Pilih Awet atau Pilih Instan?
Meskipun teknologi proteksi pabrikan sudah mumpuni, perilaku berkendara Anda tetap memegang kendali penuh atas usia komponen. Menghantam jalan rusak dengan kecepatan tinggi secara sadar bukan hanya perilaku yang tidak bertanggung jawab terhadap aset (kendaraan), tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.
Guncangan ekstrem yang terjadi berulang kali berpotensi memicu:
Stres Mekanis: Gangguan pada konektor internal atau struktur sel baterai dalam jangka panjang.
Hilangnya Keseimbangan: Risiko tergelincir atau kecelakaan fatal akibat hilangnya traksi roda pada permukaan jalan yang tidak rata.
Sebagai pengendara yang matang, berkendara dengan bijak dan menahan ego di jalanan rusak adalah kunci. Dengan menurunkan kecepatan di medan yang buruk, Anda tidak hanya menyelamatkan baterai dari penuaan dini, tetapi juga memastikan diri Anda pulang ke rumah dengan selamat. Rasa peduli pada kendaraan adalah cerminan kedewasaan di jalan raya.