Harley-Davidson "Pulang Kampung": Produksi Motor Balik ke AS

Senin, 22/06/2026 14:15 WIB
Ade Nugroho


Harley-Davidson
Harley-Davidson

 

mobilinanews (Jakarta) - Di saat banyak raksasa otomotif dunia sibuk memindahkan pabrik mereka ke negara-negara dengan biaya produksi lebih murah, Harley-Davidson justru mengambil langkah berani. Pabrikan motor legendaris asal Milwaukee ini resmi mengumumkan rencana untuk membawa pulang basis produksi lini motor bermesin Revolution Max mereka untuk pasar Amerika Utara kembali ke Amerika Serikat (AS).

Langkah strategis ini menandai perubahan besar dalam peta manufaktur Harley-Davidson. Motor-motor bermesin liquid-cooled Revolution Max—seperti seri adventure Pan America, Sportster S, dan Nightster—nantinya bakal diproduksi di fasilitas mereka yang berlokasi di Pennsylvania dan Wisconsin.

Proses transisi ini ditargetkan rampung sebelum model untuk tahun 2028 resmi dirilis. Artinya, mulai dari pemesinan mesin (engine machining), perakitan mesin (powertrain assembly), pengecatan, hingga tahap akhir perakitan motor secara utuh (final assembly) semuanya akan digarap secara domestik di AS.

Melawan Arus Tren Global

Keputusan Harley-Davidson ini terbilang cukup kontras jika dibandingkan dengan tren industri sepeda motor global saat ini. Beberapa tahun terakhir, merek-merek besar seperti Triumph dan Ducati justru gencar memperluas kapasitas produksi mereka di luar negara asal mereka, seperti ke kawasan Asia dan Amerika Selatan, demi mengejar efisiensi biaya dan fleksibilitas manufaktur.

Namun, bagi Harley-Davidson, langkah ini adalah bagian dari strategi bisnis besar mereka yang bertajuk ‘Back to Bricks’. Strategi ini menekankan kembali pentingnya akar manufaktur domestik bagi masa depan perusahaan.

Target Ambisius 2027: Harley-Davidson menargetkan lebih dari 100.000 unit sepeda motor akan dirakit di fasilitas York, Pennsylvania, pada tahun produksi 2027 mendatang. Hal ini menegaskan kembali posisi krusial pabrik York dalam peta masa depan sang pabrikan.

Manfaatkan Perubahan Kebijakan Ekonomi & Perkuat Identitas

Pihak Harley-Davidson menjelaskan bahwa perubahan kebijakan perdagangan di AS serta dinamika ekonomi global saat ini justru membuka peluang baru yang menguntungkan untuk berinvestasi di dalam negeri. Langkah ini diyakini tidak hanya memperkuat sistem manufaktur mereka, tetapi juga akan mendongkrak penyerapan tenaga kerja di AS.

Nantinya, transisi ini diperkirakan akan membuka puluhan lapangan kerja baru di bidang manufaktur, termasuk posisi-posisi yang didukung oleh serikat pekerja (union-supported jobs) di Pennsylvania dan Wisconsin.

Bagi Harley-Davidson, investasi ini bukan sekadar urusan angka dan bisnis, melainkan cara mereka mempertegas kembali identitas historis sebagai ikon manufaktur Amerika—sebuah nilai dan branding yang telah melekat pada nama besar mereka selama lebih dari satu abad.

Tag

Terpopuler

Terkini