Tampil Perkasa! Hogers Indonesia Motorsport Panen Trofi di MFoS 2026 Seri 3

Rabu, 19/08/2026 13:51 WIB
bagas


Joshihiro #77 dan Ristiawan #88  - Hogers Motorsport Indonesia
Joshihiro #77 dan Ristiawan #88 - Hogers Motorsport Indonesia

Mobilinanews (Lombok) - Kiprah manis diukir tim Hogers Indonesia Motorsport pada Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 seri ketiga. Skuad ini memboyong empat trofi podium melalui Subaru BRZ Super Series putaran 5 dan 6 di Sirkuit Mandalika.

Aksi kolektif ini membuktikan dominasi serta keandalan lini balap tim dalam mengarungi persaingan ketat. Kerja keras seluruh elemen mulai dari teknisi hingga manajerial berbuah manis lewat pencapaian impresif di lintasan.

Hasil positif ini menjadi dorongan moral yang sangat berharga bagi tim. Keberhasilan memborong podium mempertegas potensi besar para pembalap untuk terus bersaing memperebutkan gelar juara di sisa balapan musim 2026.

Kembalinya Joshihiro #77 Langsung P2

Sorotan utama tertuju pada comeback impresif Joshihiro yang mengendarai mobil nomor 77. Sempat absen pada seri sebelumnya akibat kesibukan kerja, ia langsung membuktikan kecepatannya sejak awal sesi latihan dimulai.

Joshihiro tampil sangat konsisten hingga berhasil mengamankan posisi runner-up di Race 1. Performa apik tersebut membuktikan bahwa jeda kompetisi tidak merusak insting balap maupun ketajaman maneuvernya di arena sirkuit.

Dominasi tersebut berlanjut pada Race 2 ketika ia kembali finis di posisi kedua Rookie Class. Raihan dua podium berturut-turut ini menjadi pembuktian kualitas sang pembalap dalam mempertahankan pace balap secara stabil.

Sementara itu, unit Subaru BRZ miliknya belum diturunkan di Superstars Sportscar Series (SSS). Tim sengaja menahan mobil tersebut demi evaluasi dan pengembangan teknis mendalam agar siap tampil maksimal di seri ketujuh dan kedelapan kelak.

Perjuangan Gigih Ristiawan #88

Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan Ristiawan yang mengemudikan mobil bernomor 88. Sepanjang akhir pekan, ia fokus melakukan adaptasi terhadap setup dan karakter baru kendaraan demi mengejar catatan waktu terbaik.

Kendala teknis sempat mengancam langkahnya ketika bagian transmisi bermasalah jelang Race 1. Berkat respons cepat kru mekanik bersama P5 Tuning, kerusakan berhasil teratasi hingga mobil siap meluncur ke lintasan balap.

Kerja keras tim teknis terbayar tuntas setelah Ristiawan sukses finis di posisi ketiga. Keberhasilan mengamankan podium Rookie Class pada Race 1 menjadi bukti efektivitas penanganan masalah darurat di area paddock.

Memasuki Race 2, nasib kurang beruntung menghampirinya usai terlibat kontak dengan rival. Insiden pada lap ketiga itu membuat setir miring, sehingga ia memilih bertahan demi mengamankan poin penting kejuaraan.

Debut Spesial Caca #91 Meraih Podium

Sensasi luar biasa dihadirkan pembalap wanita Ika Merdekawati alias Caca #91. Melakoni debut di ajang Subaru BRZ Super Series, langkah awalnya diuji oleh serangkaian masalah teknis sejak sesi paid practice awal.

Kaca Brio pecah dan kendala transmisi Subaru BRZ sempat mengganggu program latihannya. Namun Caca mampu bangkit pada official practice dengan mencetak personal best dua menit pas untuk mengunci konsistensi lap time.

Ujian berat kembali datang pada Race 1 akibat gangguan pada sektor kaki-kaki mobil. Meski gigih bertahan, kondisi kendaraan yang terus memburuk memaksa pembalap bernomor 91 ini meluncur ke area gravel pada lap penutup.

Evaluasi cepat tim mekanik sebelum Race 2 membuat performa mobil kembali optimal. Caca tampil tenang mengontrol ritme balap hingga sukses mengamankan podium ketiga Rookie Class sekaligus finis ke-11 secara overall.

Langkah Mantap Menatap Sisa Musim

Pencapaian empat podium menjadi bukti nyata kesolidan manajemen dan kru teknis. Adaptasi cepat terhadap dinamika tim serta masuknya pembalap baru berhasil dieksekusi secara profesional demi membangun fondasi skuad.

Masuknya pembalap baru seperti Caca #91 dan partisipasi Chelsea Dian #19 di beberapa seri awal terbukti memicu percepatan kematangan operasional tim. Sinergi race engineer dan mekanik kini makin mantap secara keseluruhan.

Pihak manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pendukung serta penyempurnaan sistem kerja. Fokus utama diarahkan pada penciptaan ekosistem balap yang ideal demi kenyamanan seluruh pembalap di sirkuit.

Tantangan persaingan sengit pada seri-seri penutup dipastikan bakal semakin berat. Namun dengan modal empat trofi dari Mandalika, tim optimistis mampu menjaga konsistensi performa dan kembali mengibarkan bendera kemenangan.

Hogers Indonesia Motorsport kini langsung bersiap melakukan evaluasi menyeluruh. Pengembangan setup mobil dan peningkatan kemampuan pembalap terus dipacu demi mengulang sukses besar pada seri-seri balapan mendatang.

Tag

Terpopuler

Terkini