Range Rover Electric Meluncur, Jarak Tempuh Tembus 600 Km!

Rabu, 02/09/2026 22:45 WIB
bagas


Range Rover Electric (Foto: JLR)
Range Rover Electric (Foto: JLR)

Mobilinanews (Inggris) - Land Rover resmi meluncurkan Range Rover Electric, SUV flagship bermesin baterai yang telah lama dinantikan. Mobil ini menawarkan performa setara V8 tanpa suara mesin, tetap nyaman, serta tangguh di medan off-road.

Tampilan eksteriornya tidak banyak berubah dari versi konvensional generasi kelima. Pabrikan hanya memperbarui gril, velg alloy, dan area kolong mobil demi menekan koefisien hambatan udara sekaligus menambah jarak tempuh.

SUV mewah ini hadir dalam opsi jarak sumbu roda standar maupun panjang. Pilihan tipenya sangat beragam, mulai dari SE, HSE, Autobiography, SV, SV Ultra, SV Black, hingga varian terbatas First Edition untuk momen peluncuran.

Masuk ke interior, tata letaknya masih identik dengan versi standar. Namun, layarnya kini dibekali grafis khusus EV, prediksi jarak berbasis AI, pembaruan baterai OTA, serta kabin yang lebih senyap 7 dBA dibanding versi V8.

Di balik bodinya, platform Modular Longitudinal Architecture memuat dua motor listrik buatan sendiri. Kombinasi ini mampu memuntahkan tenaga total 550 PS dan torsi 850 Nm, melampaui catatan performa mesin V8 mild-hybrid.

Akselerasi instan motor listrik membuat SUV ini melesat dari 0 ke 96 km/jam hanya dalam 4,3 detik. Catatan waktu tersebut terbukti lebih cepat 0,2 detik jika dibandingkan dengan varian bermesin V8 konvensional.

Sumber tenaga berasal dari baterai lithium-ion 118,5 kWh di bawah lantai kabin. Jarak tempuhnya mencapai 600 km WLTP atau 535 km EPA, meski angka ini masih di bawah pesaing utamanya seperti BMW iX5 60 AWD yang mencapai 700 km.

Pengisian daya baterai berarsitektur 800V ini sangat cepat. Menggunakan pengisi daya DC 350 kW, daya 10 ke 80 persen terisi dalam 22 menit, sementara pengisian 10 menit sanggup menambah jarak tempuh hingga 220 km.

Inovasi SUV listrik ini dilindungi lebih dari 300 paten baru. Salah satunya sistem manajemen panas ThermAssist yang hemat energi pemanas hingga 40 persen dan menambah daya jelajah 40 km saat cuaca ekstrem.

Sektor kaki-kaki mengusung per udara dua tabung, peredam aktif ganda, serta kemudi roda belakang. Sensor canggihnya sanggup mendeteksi genangan air dan mengatur ketinggian bodi hingga mampu menerjang banjir setinggi 900 mm.

Sistem Integrated Traction Management dan Intelligent Driveline Dynamics membuat mobil ini andal di medan licin. SUV listrik ini bahkan sanggup menaklukkan kemiringan hingga 33 derajat dan tanjakan curam 45 derajat.

Bobot total kendaraan ini mencapai 2.885 kg, lebih berat 75 kg dari varian PHEV. Meski pusat gravitasinya kini lebih rendah dibanding versi V8, kapasitas tarik maksimumnya turun menjadi 2,5 ton saja.

Soal harga, Range Rover Electric dipasarkan mulai dari 138.000 dolar AS. Setelah ditambah biaya pengiriman sebesar 2.450 dolar AS, harga total resminya di Amerika Serikat menjadi 140.550 dolar AS.

Jika dikonversi ke mata uang lokal, banderol tersebut setara dengan Rp2,28 miliar (kurs Rp16.250 per dolar AS). Angka ini tercatat sekitar Rp400 juta lebih mahal daripada varian bensin standar yang dijual di sana.

Varian plug-in hybrid P550e dijual seharga 131.350 dolar AS atau Rp2,13 miliar setelah pengiriman. Selisih harganya yang tipis membuat varian murni listrik ini menjadi pilihan yang sangat menarik bagi konsumen.

Hadirnya mobil ini menjadi langkah besar Land Rover dalam era elektrifikasi. Penggabungan kemewahan, ketangguhan off-road, dan teknologi listrik canggih membuat mobil ini siap menjadi standar baru SUV mewah.

Tag

Terpopuler

Terkini