mobilinanews (Meksiko) - Di atas kertas, Kimi Antonelli (Mercedes) akan mudah menyegel gelar juara dunia F1 2026 pada race weekend GP Meksiko akhir pekan ini. Finish 9 Besar saja sudah jurduj sekaligus rekor juara termuda.
Tapi, di bawah kertas apa saja bisa terjadi. Namanya juga balapan, apalagi Kimi juga sedang tak sehat sejak Rabu malam, sehingga absen dalam jumpa pers resmi pada Kamis.
Pembalap muda Italia itu (20 tahun) hanya butuh finish 9 Besar pada raceday Meksiko, Minggu (1/11) petang waktu Meksiko atau Senin (2/11) subuh WIB.
Dapat tambahan 2 poin saja maka ia langsung disebut sebagai juara dunia 2026. Memutus harapan George Russell (Mercedes) dan Lewis Hamilton (Ferrari) yang menjadi dua pembalap tersisa dalam perburuan gelar meski peluang mereka sangat dan sangat tipis karena masih ada lima balapan tersisa tahun ini.
Saat itu juga Kimi menjadi pemegang gelar juara dunia termuda mengakhiri rekor milik Sebastian Vettel saat meraih gelsr perdananya di 2010 pada usia 22 tahun.
Saat sama juga membuat ambisi Hamilton untuk mencetak rekor 8 gelar F1 langsung terkubur, mati. Dan, mati juga asa Russell meraihbheksr F1 untuk kali pertama.
Meski begitu Kimi mengaku tak ingin bermain santai di Meksiko. Ingin fight jika mobilnya memang kompetitif di tengah gempuran mobil Ferrari, Red Bull dan McLaren.
"Akan lebih mengesankan jika meraih gelar lewat sebuah kemenangan. Saya akan coba," katanya.
Mari kita lihat percobaan itu. Potensinya menang akan sedikit terlihat oada sesi kualifikasi Sabtu (31/10) ini atau Minggu (1/11) dinihari WIB.
Fakta yang sudah ada adalah hasil dua sesi latihan Jumat kemarin atau Sabtu subuh WIB. Kimi tak berkutik, kalah telak dengan Charles Leclerc (Ferrari) yang dengan meyakinkan menjadi tercepat di dua sesi itu
.Apa karena masih sakit atau tak perlu ambil resiko untuk menyerang waktu?
Yang beri jawaban adalah Bradley Lord sebagai deputy prinsipil tim Mercedes (Toto Wolff).
"Kimi memang merasa kurang sehat sejak dua hari lalu. Namun, ia sudah menantikan balapan di Brasil," kstsnys lewat laman resmi F1, tanpa mau menjelaskan sakit apa sih si calon juara dunia itu.
Jika mengacu pada kalimat Lord, sepertinya Kimi memang akan santai saja di Meksiko untuk ambil hasil minimal P2 pada raceday..Jika gagal toh masih ada kesempatan di GP Brasil pada pekan berikutnya dan rekor pembalap termuda juara F1 tak akan terpengaruh. (r)