monilinanews (Qatar) - Biasanya dalam race weekends MotoGP, sirkuit penyelenggara sudah mulai sibuk pada hari Rabu. Beda dengan Lusail yang akhir pekan ini menghelat GP Qatar.
Pada Rabu (4/11) belum tampak tanda-tanda kesemarakan Lusail sebagai penyelenggara pesta balap dunia sekelas MotoGP. Padahal pada Jumat nanti sudah menanti sesi FP1 dan Practice yang menyaring 10 pembalap yang lolos langsung ke phase kualifikasi Q2.
Beberapa media Eropa macam GPone, Crash dan Visordown malah melaporkan MGPSEG selaku pemegang hak penyelenggaan serial balap ini sudah mengubah jadwal. Menunda sesi jumpa pers yang tadinya digelar pada Kamis, untuk kali ini akan dilangsungkan pada pukul 20.00 waktu lokal dari seharusnya pukul 16.00.
Penundaan selama 4 jam itu dimaksudkan untuk menunggu pembalap dan rombongannya sampai menit-menit terakhir yang memungkinkan.
Sejauh ini siapa saja pembalap yang siap tampil belum jelas meski MGPSEG menegaskan pabrikan Ducati, Aprilia, KTM dan Honda sudah berkomitmen ambil bagian. Hanya Yamaha yang sejak beberapa hari lagi sudah umumkan tidak akan berpartisipasi di Lusail.
Sebelumnya sebanyak 19 pembalap regular MotoGP sudah bikin pernyataan tertulis yang lengkap dengan tanda tangan masing-masing untuk membokit GP Qatar karena faktor keamanan kawasan Timur Tengah yang masih diwarnai konflik perang AS/Israel versus Iran. Mereka minta jaminan keamanan, skenario evakuasi jika terjadi dituasi darurat dan asuransi kepada MGPSEG yang kemudian ditolak dengan alasan semua tuntutan itu sudah dijamin pemerintah Qatar.
Hanya 3 pembalap yang tidak tand tangan yang artinya siap mengaspal di Sirkuit Lusail, yakni Marco Bezzecchi (Aprilia), AI Ogura (Trackhouse Aprilia) dan Johann Zarco (LCR Honda).
Beberapa pembalap yang tengah dibalut cidera belum mengambil keputusan apakah berangkat ke Qatar atau tidak. Jika tidak maka seperti ditulis media ini kemarin maka GP Qatar terancam hanya akan diikuti 13 pembalap.
Calon juara dunia 2026, Marc Marquez (Ducati), dikabarkan masih berada di rumahnya. Usai GP Malaysia pekan lalu ia langsung balik ke Spanyol. Ia akan berangkat ke Qatar pada waktu dan situasi yang menurutnya tepat.
Hal sama dilakukan Pedro Acosta (KTM) yang seperti Marquez masih berburu poin kejuaraan. Kalau MM93 berburu poin untuk gelsr dunia tahun ini Acosta memburu poin untuk bertahan di peringkat 4 klasemen sembari mengintip kemungkinan masuk grup 3 Besar menggusur Bezzecchi.
Untuk itu dikabarkan Acosta memilih memantau situasi dengan berlibur di Pulau Bali, Indonesia. Ia singgah di sini sesuai GP Malaysia.
Kini penyelenggara sudah mengendurkan jadwal sesi jumpa media pada Kamis besok. Tinggal melihat, siapa saja yang akan datang, datang tapi terlambat, atau tidak datang. (r)