Dibanding Tahun Lalu, Penjualan Motor TVS Menurun 26,7%

Kamis, 28/04/2016 14:32 WIB
redaksi


motorinanews - PT TVS Motor Company Indonesia telah menutup finansialnya dengan nilai yang kurang baik. Hal itu disebabkan karena kondisi ekonomi Indonesia yang masih labil. Dimana angka penjualan mendapatkan imbas langsung dari kondisi ekonomi tersebut (28/4).

TVS Indonesia membukukan penjualan sebanyak 17.130 unit sepeda motor atau menurun 26,7% dibandingkan tahun finansial 2014–2015 yang sebanyak 23.388 unit. Penurunan ini terimbas dari penurunan kondisi perekonomian Indonesia yang juga mempengaruhi industri roda 2 yang berada di bawah naungan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang mengalami penurunan hingga 12 %.

Namun PT TVS motor Company Indonesia masih mampu memberikan kontibusi positif di penjualan export dengan persentase sampai dengan 88% dari total jumlah unit yang terjual. Untuk itu TVS Indonesia terus memfokuskan pada panjualan export dengan mengirimkan lebih dari 15.000 unit sepeda motor ke negara ASEAN, Timur Tengah dan juga beberapa negara di Afrika.

Seperti yang kita ketahui, PT TVS Motor Company Indonesia memiliki beberapa jenis motor untuk konsumen Indonesia. Dikelas skutik/matik ada produk TVS Dazz DFI yang diklaim irit serta ramah lingkungan. Sedangkan di produk sport, TVS memiliki Apache RTR 200, dimana sepeda motor premium pertama ini di keluarkan oleh TVS Motor yang di launching serentak di Indonesia dan juga India padatanggal 20 Januari 2016 lalu.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Indonesia, pada periode 2014-2015 PT TVS Motor Company Indonesia melakukan kegiatan CSR yang erat kaitannya dengan safety riding khususnya bagi pengendara wanita.

Selain itu, dikancah dunia balap internasional, TVS Motor Company TVS melalui divisi racingnya bekerjasama dengan Sherco Motorcycles kembai ikut serta dalam ajang raly paling tanguh yakni Dakar 2016.

Tag

Terpopuler

Terkini