MotoGP 2026: 9 Seri Tanpa Podium, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Intip Rider Satelit

Senin, 27/04/2026 21:29 WIB
Rulin purba


Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, masih payah di atas GP26. (Foto: corsedimoto)
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, masih payah di atas GP26. (Foto: corsedimoto)

mobilinanews (Spanyol) - Tak salah kalau Marc Marquez dan Francesco Bagnaia merasa 'iri' dengan pembalap satelit Alex Marquez (Gresini Ducati)  dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati). 

Dari 6 unit Ducati yang mengaspal pada musim ini terdapat 4 unit seri terbaru Desmosedici GP26. Masing-masing untuk Marquez dan Bagnaia di tim utama Lenovo plus Alex dan Giannantonio.  Dua lainnya untuk Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) dan Franco Morbidelli (VR46 Ducati) menggunakan GP25.

Minggu (26/4) di GP Spanyol, Alex meraih kemenangan di Sunday race alias balap grand prix atau balap utama. Itu kemenangan pembuka GP26 musim ini. Sekaligus mematahkan tren kemenangan Aprilia via Marco Bezzecchi. 

Di sisi lain, Giannantonio telah naik podium 3 kali dalam 4 putaran lomba yang sudah berlangsung.

Bagaimana dengan skuad pabrikan?

Parah. Dalam 4 seri awal tahun ini belum sekalipun Marquez dan Bagnaia naik podium.Jika dihitung sejak musim 2025 maka ini kali ke-9 skuad pabrikan Ducati gagal naik podium. Kali terakhir podium mereka diraih di GP Jepang pada 28 September 2025, kala Bsgnaia dan Marquez finish 1-2 sekaligus menghabiskan Marquez sebagai juara dunia tahun itu.

Marquez lantas alami kecelakaan fatal di GP Indonesia dan absen hingga serinoamungjas di GP Valencia dan Bagnaia pun gagal finish podoum hingga seri terakhir itu.

Kini setelah 4 balapan berputar, keduanya tak kunjung naik podium dan ironisnya justru kalah cemerlang dengan GP26 besutan para rider satelit.

Maka, Marquez dan Bagnaia pun curhat di hadapan media usai GP Spanyol kemarin.keduanya membahas performa Alex dan Giannantonio dibandingkan mereka sebagai rider pabrikan.

"Alex tampil luar biasa sejak sesi latihan. Saya tidak tahu bagaimana ia mendapat kecepatannya. Saya pikir (tim teknis) Gresini bekerja lebih sederhana tetapi hasilnya lebih bagus," tutur Bagnaia melempar kesalahan kepada para insinyur di garasi Ducati.

Bagnaia mengaku kesulitannya pada musim ini adalah sektor pengereman GP26 yang tak kunjung ia kuasai. Sayangnya, ia tak tahu kenapa dan apalagi solusinya, seperti kendala teknis yang alami sepanjang tahun lalu.

Sebagai jalan pintas, ia bahkan berniat menyontek set up motor Alex pada sesi testing resmi MotoGP di Sirkuit sama (Jerez) pada Senin (27/4) dan dari situ akan lakukan evaluasi dan persiapan ke seri berikutnya. Test tersebut masih berlangsung saat artikel ini dibuat.

Marquez pun sama. Seperti kegagalan sebelumnya, ia mengakui semuanya karena masalahnya sendiri, bukan motor. Meski begitu ia pun menyoroti Alex dan Giannantonio yang sejauh ini tampak lebih nyaman dengan GP26 dibandingkan dirinya. Ia penasaran untuk.mengetahui rahasia apa yang mereka miliki di atas GP26.

Meski tidak mengeluhkan karakter GP26 secara terbuka, secara tidak langsung Marquez mengakui belum sepenuhnya beradaptasi dengan motor barunya. Ia belum dapat feeling dan cara yang tepat mengemudikan GP26 seperti ia dapatkan pada GP25 lalu.

"Kami harus bekerja lebih keras lagi karena jauh dari pembalap tercepat.  Alex dan Fabio sudah temukan ritme di atas GP26, kami hsrus busa memahami mencari area mana pada motor ini yang bisa dikembangkan untuk mengejar mereka," kata MM93 yang saat ini sudah tertinggal 44 poin dari Bezzecchi di puncak klasemen. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini