mobilinanews (AS) - Dua race beruntun di Bahrain dan Arab Saudi sudah batal dihelat gegara perang di Timur Tengah. Main race GP Miami pada Minggu nanti bisa saja ikut batal.
Masalahnya adalah hujan sangat lebat disertai badai dan petir yang diperkirakan turun jelang race utama GP Miami pada Minggu (3/5) mendatang.
Badan resmi AS yang urus masalah cuaca menyebut 70% kemungkinan situasi itu melanda Miami dan sekitarnya. Bila itu terjadi maka balap Miami bisa batal sebelum start.
Sesuai peraturan resmi AS, pemerintah bisa menghentikan semua aktivitas masyarakat di area terbuka jika terjadi hujan lebat disertai petir.
Dan, peraturan FIA juga memungkinkan pembatalan seri ini jika kondisi hujan lebat plus badai dan petir terjadi. Bila itu terjadi maka helikopter FIA untuk situasi darurat dipastikan tidak bisa terbang dalam cuaca seekstrem itu. Helikopter itu memang stand by manakala ada kecelakaan yang memerlukan evaluasi korban secepatnya ke rumah sakit terdekat yang sudah disediakan.
Jika hanya hujan lebat yang terjadi di Miami International Autodrome maka balapan boleh tetap berlangsung dengan status wet race yang malah bikin balapan semakin seru. Tapi jika dibarengi petir yang sahut menyahut maka FIA dan komunitas F1 harus rela menerima race ketiga yang batal di awal.musim 2026.
Media melaporkan sementara ini FIA sudah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas lokal untuk memantau segala kemungkinannya. (r)