motorinanews - Pada ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours Endurance World Championship 2016, Dimas Ekky yang mewakili Indonesia melalui Satu HATI Honda Team Asia akhirnya bisa melalui balapan yang berlangsung selama 8 jam 218 lap dengan finish di posisi ke-8.
Berdasarkan hasil kualifikasi pada Jumat (29/7), Dimas Ekky menjadi pebalap pertama tim Satu HATI Honda Team Asia yang start dari posisi ke-11. Secara bertahap Posisinya terus naik hingga sempat menempati posisi 7 pada lap ke-22.
Pebalap kebanggaan Indonesia ini sempat menorehkan rekor posisi 5 besar ketika balapan telah berlangsung sekitar 2,37 jam. Dimas Ekky menyusul pebalap-pebalap di depannya dengan kecepatan hingga 278,9 km/jam dan menempatkan dirinya membalap di barisan terdepan.
Pencapaian tersebut sangatlah membanggakan karena Dimas berhasil menyelesaikan balapan yang diikuti oleh 43 tim yang dihuni lebih dari 100 lebih pebalap. Bahkan Dimas sempat melakukan pertarungan yang cukup ketat bersama pebalap MotoGP seperti Pol Espargaro dan Nicky Hayden.
sebagai informasi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship tahun ini juga diikuti pebalap World Superbike seperti Alex Lowes, M. Van Der Mark, Leon Haslam, serta pebalap-pebalap papan atas dari berbagai negara.
"Pada awalnya kami hanya menargetkan posisi 10 besar. Untuk itu, strategi kami adalah menyiapkan Dimas Ekky sebagai bagian dari tim balap yang tidak hanya tangguh secara performa, namun juga memiliki kondisi mental maupun fisik yang kuat sehingga konsistensi dan kestabilan performa balapnya terus terjaga. Semoga prestasi ini menjadi bekal kuat bagi Dimas Ekky melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi hingga ke MotoGP," ujar Margono sesaat setelah balapan selesai berlangsung.
Dalam Suzuka 8 Hours Endurance World Championship 2016, Dimas Ekky dan rekan setimnya mengendarai Honda CBR1000RR yang disiapkan langsung oleh Honda Motor Co. dengan dukungan teknis dari Honda Racing Corporation (HRC).
"Senang sekali dengan hasil balapan hari ini. Kerjasama tim yang kuat serta rekan setim yang saling mendukung menjadi kunci kesuksesan kali ini. Meskipun sempat terjatuh saat latihan, saya berusaha tampil maksimal sepanjang balapan. Saya puas dapat masuk 8 besar dan menjadi tim balap Honda terbaik tahun ini," ujar Dimas Ekky.