Johann Zarco Akan Tiru Gaya Balap Lorenzo di MotoGP

Sabtu, 26/11/2016 14:47 WIB |

motorinanews (Perancis) - Setelah merebut dua gelar dunia Moto2, Johann Zarco sukses menjadi rider pertama yang mampu meraih gelar dunia kelas intermediate secara back-to-back sejak Jorge Lorenzo yang menjuarai GP250 2006 dan 2007. Dominasinya pun membuat Yamaha dan Tech 3 tertarik menggaetnya di MotoGP.

Dalam keterangan resmi dari situs MotoGP, pebalap asal Perancis itu akan belajar banyak bersama Yamaha Tech 3. Walau usia 26 tahun memang tak umum di era Grand Prix modern, meski demikian Zarco siap mempelajari motor YZR-M1 dan mengamati peta persaingan di kelas tertinggi. 

Ia pun percaya diri Tech 3 yang juga sama-sama berasal dari Prancis bisa membantunya. "Setelah meraih gelar yang pertama, bertahan di Moto2 merupakan keputusan yang sangat tepat. Jadi memperebutkan gelar kedua membuat saya belajar banyak, baik dalam kehidupan maupun dunia balap. Setiap hari saya hanya berpikir, aku adalah juara, dan aku harus jadi juara lagi," ujarnya.

Ia juga menganggap bahwa MotoGP akan menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus berharga dalam hidupnya.

"Saya akan belajar banyak dan saya merasa siap mengendarai motor yang kuat, dengan tenaga yang lebih besar, di bawah naungan tim Prancis yang sudah sangat berpengalaman dengan Yamaha. Hal ini akan membantu saya lebih tenang. Saya harus fokus dan saya punya banyak harapan untuk masa depan," pungkasnya.

Selain dirinya akan belajar secara maksimal di tim asal Perancis itu, Zarco ternyata sangat menyukai gaya balap Lorenzo yang musim depan akan membela Ducati Corse setelah hijrah dari Movistar Yamaha, namun hanya sekali berkesempatan belajar dari Rossi.

“Jorge menjadi referensi saya. Ia punya gaya yang smooth, dan bagi lulusan Moto2 seperti saya, gaya ini harus dipelajari. Dengan Vale, saya hanya melihatnya sekali, dan saya ngotot menempelnya. Ketika saya mengerem, saya pikir kami akan berdekatan, tapi nyatanya ia sangat jauh di depan. Saya masih punya mimpi membuntutinya, tapi sepertinya bukan dalam uji coba lalu,” celoteh Zarco. (Zhein)