mobilinanews (Inggris) – Taring McLaren sebagai tim elit F1 belum terlihat dalam dua seri awal 2017. Kembali menggunakan mesin Honda sejak 2015, performa para pembalap McLaren sama sekali tak terdongkrak.
Fernando Alonso sudah gerah dan McLaren sendiri sudah melirik pemasok mesin lain seperti Mercedes.
Honda langsung bergerak, mumpung situasi belum amburadul. Beberapa teknisi senior pabrik Honda di Jepang akan diterbangkan ke GP Bahrain, 16 April. Mereka secara khusus akan mengidentifikasi problem mesin sekaligus solusinya.
Usai balapan,mereka tak boleh langsung pulang ke Jepang, tapi melakukan pengembangan teknis yang diperlukan.
“Jika lebih andal dan punya power membaik, mesin baru itu bisa menjalani debutnya di GP Rusia, satu seri lebih cepat dari rencana awal,” tutur petinggi Honda Yusuke Hasegawa.
Ia akui salah satu kelemahan mesinnya terletak pada sistem pembakaran. Area itu yang akan dibedah dengan lakukan perbaikan, seberapa besar pun yang bisa dilakukan. (andro)