mobilinanews (Jakarta) - Induk olahraga otomotif tanah air Ikatan Motor Indonesia (IMI) berharap kejuaraan nasional drifting tahun ini bisa digelar lancar sesuai dengan target dan jadwal yang telah ditentukan sejak awal.
Bukan tanpa alasan, sejak beberapa tahun ke belakang, kompetisi drifting merupakan kompetisi yang bisa dikategorikan paling carut marut dibandingkan cabang-cabang lain. Tidak hanya vakum selama 3 tahun, kejurnas drift tahun 2016 lalu juga tidak sesuai dengan jadwal yang diagendakan.
“Ikatan Motor Indonesia tentunya mendukung sepenuhnya ajang Kejurnas Drifting 2017. Setelah vakum selama tiga tahun, kemudian di tahun 2016 lalu hanya bisa digelar sebanyak satu putaran, saya rasa sangat baik penyelenggaraannya di tahun ini sudah mulai bergulir," kata Hervian Soejono selaku Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat saat seri perdana kejurnas drift 2017 yang berlangsung Minggu (7/5) di JIExpo, Kemayoran.
Karena itu Hervian mewakili pihak IMI berharap tahun ini Kejurnas Driting yang berlabel Pertamax Motorsport Super Drift 2017 benar-benar bisa digelar sabanyak 3 putaran sesuai dengan rencana awal.
“Kami juga berharap akan ada Kejurnas Drifting 2017 sebanyak tiga putaran, di mana nantinya juga akan digelar di luar Jakarta. Semoga, kerja sama dengan pihak promotor nasional yaitu HTJRT juga dapat berjalan baik dan berkelanjutan, sehingga Kejurnas Drifting 2017 bisa menjadi satu ajang Kejurnas yang berkualitas dan diminati banyak orang,” pungkas Hervian.
Kejurnas Drifting 2017 seri pembuka yang berlangsung di hari penutupan IIMS 2017 berlangsung sukses. Sebanyak lebih dari 40 drifter terbaik nasional pun terlihat begitu antusias dalam mengikuti perlombaan ini, terbukti dari banyaknya 40 peserta yang bergabung dan berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam kejuaraan tersebut.
Hasilnya, Adwitya Amandio keluar sebagai yang terbaik di seri pembuka kali ini, Demas Agil di posisi kedua dan Ikhsan Utama di podium ketiga. Adapun beberapa tropi yang juga diperebutkan, antara lain Best Qualifying berhasil dimenangkan oleh Akbar Rais, Best Tap Wall dimenangkan oleh Zarfhan Rahmadi, kelas Driftstar dimenangkan oleh Bowo Triweko, serta Best Smoke dimenangkan oleh Rully Armando. (adri)