mobilinanews (Inggris) – Bursa pebalap F1 makin ingar-bingar dan kuncinya ada pada Sebastian Vettel. Ia bertahan di Ferrari atau hengkang ke Mercedes seperti isu selama ini?
Opsi pindah ke Mercedes makin menjadi isu sentral sejak Toto Wolff (Team Principal Mercedes) hadir dalam perayaan ulang tahun ke-30 Vettel pada 3 Juli lalu di Swiss.
Petinggi tim Red Bull, Cristian Horner menyebut kehadiran Wolff berkaitan dengan ambisi Mercedes sebagai pabrikan Jerman untuk merekrut pebalap Jerman itu, setidaknya untuk musim 2019 kala kontrak Lewis Hamilton selesai di Mercedes.
Pertemuan itu sekaligus dijadikan Vettel untuk menekan Ferrari agar menuruti kehendaknya, perpanjangan kontrak 3 tahun atau tidak sama sekali.
Berbarengan dengan GP Inggris kemarin, media Perancis, Auto Hebdo memuat bocoran yang menyebut Ferrari sudah menawarkan kontrak 3 tahun kepada Vettel dengan nilai 120 Juta Euro atau lebih dari Rp 1 triliun.
Itu pun dengan syarat agar rekan setim saat ini, Kimi Raikkonen, ikut dipertahankan.
Syarat itu yang sempat bikin kubu The Prancing Horse kelabakan. Pasalnya, Presiden Ferrari, Sergio Macchione sudah secara terbuka mengatakan tak puas dengan kinerja Raikkonen.
Masih menurut Auto Hebdo, akhirnya Macchione menyetujui perpanjangan Raikkonen demi mendapatkan Vettel. Raikkonen dibayar 5 juta Euro per musim atau tidak sama sekali. Ini juga masih mengganjal karena belum diiyakan Raikkonen.
“Situasi dalam bursa pebalap, saya kira begantung kepada Vettel. Yang bisa saya pastikan adalah tak ada perubahan dalam tim Red Bull Racing,” tegas Horner.
Ucapan Horner jelas menampik kemungkinan duet pebalap mudanya, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, berlabuh di Ferrari musim depan.
Tapi, ucapannya benar kalau Vettel sangat menentukan ingar-bingar bursa saat ini. Valtteri Bottas yang hanya setahun dikontrak Mercedes, misalnya, akan jelas nasibnya tahun depan jika sudah jelas juga akan di mana Vettel berada. (andro)