MotoGP 2026: Dilema Valentino Rossi Berakhir, Nicolo Bulega ke Skuad VR46?

Minggu, 14/06/2026 20:57 WIB | Rulin purba
Franco Morbidelli saat sambangi paddock Ducati di WSBK Misano.  (Foto: ist)
Franco Morbidelli saat sambangi paddock Ducati di WSBK Misano. (Foto: ist)

mobilinanews (Italia) - Teka-teki line-up tim VR46 Ducati ke.musim kompetisi 2027 tampaknya akan segera berakhir. Sinyalnya diperlihatkan kehadiran Franco Morbidelli di paddock tim pabrikwn Ducati di ajang balap WSBK lalu di.Misano.

Dua joki tim milik Valentino Rossi itu, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, dipastikan pergi dari tim di akhir musim 2026. Giannantonio pergi ke skuad pabrikan KTM berpasangan dengan Alex Marquez, sementara masa depan Morbidellli belum berkepastian.

Satu slot di VR46 sudah dipastikan dengan keputusan Ducati Corse memindahkan Fermin Aldeguer (Spanyol) ke VR46 pada musim 2027. 

Satu kursi lainnya, itulah yang membuat Rossi dilematis selama ini. Gagal pertahankan Giannantonio, ia ingin memakai pemain Italia lainnya untuk dampingi Aldeguer.

Ada tiga anak Italia yang tersedia, yakni Luca Marini ysng saat ini perkuat tim pabrikan Honda, Celestino Vietti yang tengah berkompetisi di Moto2 dan joki utama Ducati di WSBK Nicolo Bulega.

Marini adalah adik tiri Rossi. Ia dan Vietti sama-sama didikan Rossi di Akademi Balap VR46. Marini dipastikan kehilangan kursi di Honda tahun depan dengan kedatangan Fabio Quartararo dari Yamaha, sementara Vietti telah lama menunggu promosi ke MotoGP.

Bulega, meski bukan anak VR46 namun sulit ditolak Rossi karena prestasinya di WSBK. Tak hanya itu, Bulega juga pengganti Marc Marquez saat sang juara dunia dilanda cidera. Dan saat sama Bukega merangkap tester khusus Ducati untuk mesin 850cc yang menggantikan mesin lama 1000cc mulai 2027.

Artinya Rossi harus pikirkan bukan hanya kemampuan balap.masing-masing tetapi juga persoalan marketing dan biaya operasional tim. Dari sudut itu maka Bulega berada di atas angin. Punya potensi lebih di atas Marini dan Vietti karena Bulega adalah bawaan langsung pabrikan Ducati.

Sama sekali belum ada pernyataan resmi dari Rossi, Ducati maupun Morbidelli. Tapi, kehadiran Morbidelli di paddock WSBK dianggap menjadi sinyal kuat bakal ada pertukaran posisi tahun depan, yakni Morbidellli le tim Ducati gantikan Bulega dan sebaliknya Bulega mewujudkan hasratnya ke MotoGP lewat VR46.  Untuk Vietti, ya lagi-lagi hsrus bersabar.

Itu baru sebuah analisa atau isu. Tapi sebuah isu di MotoGP seringkali menjadi sebuah proses menjadi fakta,  menjadi kebenaran. (r)