Usaha Jaya Open Race Aceh Seri 4: Berpacu di Landasan Pacu Militer

Senin, 30/10/2017 10:35 WIB |
Heri UJRT bersama para pemenang. (foto : Bangve)
Heri UJRT bersama para pemenang. (foto : Bangve)

motorinanews (Banda Aceh) - Raungan suara hingar bingar dari knalpot motor balap kembali bergema di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Banda Aceh. Sebagian lokasi bandara milik TNI AU itu berubah menjadi sirkuit non permanen. Sebab inilah salah satu lokasi yang representatif menghajat kegiatan otomotif.

Kali ini kejuaraan Usaha Jaya Open Race 2017 putaran ke-4 bergulir selama Sabtu & Minggu (28-29/10). Trek beton menjadi pertaruhan 250 starter yang terdaftar dalam 12 kelas perlombaan. Dengan panjang lintasan 1100 meter dan putaran lap berlawanan dengan arah jarum jam, alias anti clockwise menjadi tantangan lain pebalap.

Apalagi sebelum balapan, kelas tertentu diadakan kualifikasi waktu. "Kita bikin event sesuai standar dan regulasi nasional," ungkap Suheri 'Anen' Santoso, juragan Usaha Jaya Racing Team yang akrab disapa Heri UJRT. Dan sepanjang tahun 2017, ada 5 seri yang dibuat.

Reza Fahlevy, pebalap senior asal Banda Aceh pun tak tahan untuk turun. Rider yang doyan pakai nomor 75 ini tampil atas nama UJRT Bangau Racing Team. Reza memang terlalu tangguh untuk seeded atau non kategori. Tiga kelas dikuasai, yakni Bebek 4 Tak 130cc Mix MP6 Non Kategori dan Sport 2 Tak s/d 150cc Tune-up Non Kategori.

Pada kedua kelas itu, Agung Febri dan Tenku Wahyudi hanya bisa menempel sebagai finisher kedua. Reza kembali main di Supermoto 4 Tak s/d 150cc Tune-up Open. Kelas ini menjadi milik Reza, rider yang pengalaman tampil di ajang Motorprix dan IndoPrix.

Agung Febri baru menunjukkan dominasinya saat main di kelas Bebek Tak 125cc Tune-up Mix MP2 Seeded dan Bebek 4 Tak 130cc Mix MP6 Non Juara 2017. Kedua kelas ini dikuasai rider yang biasa turun MotorPrix dan tampil di bawah bendera FRT Adian Korwil IMI Abdya.

Sementara rider pemula berbakat asal Banda Aceh, M Qosi juga merajai di dua kelas. Bebek 4 Tak Tune-up MP3/MP4 Pemula dan Bebek 4 Tak 130cc Mix MP6 Pemula milik rider bernomor start #68 ini. Selain itu, nama Afief Mawazir juga perlu dibidik sebagai rider masa depan dari Negeri Serambi Mekkah.

Uniknya, sponsor pendukung justru produk non otomotif. Sebut saja seperti Istana Plafon, Warren Plafon PVC, Rucika, Wavin, Taufik Kopi, HBR 555 dan Namura Nasindo. "Ternyata bisa kan? Produk non otomotif juga pantas masuk arena balap. Apalagi disaksikan ribuan pasang mata," pungkas Heri.

Hebat tuh! (BangVe)