Komponen Slow Moving Sulit Dicari, Pengguna Mobil Kia Komplain

Selasa, 26/05/2015 15:30 WIB |

mobilinanews.com (Jakarta) - Pada Minggu petang (24/5), mobilinanews mendapat telepon dari seorang kenalan pengguna mobil Kia. “Bos, ada masalah nih. Gue kesusahan mencari komponen slow moving mobil Kia. Ribet nih. Padahal gue kan di Jakarta,” ujarnya melalui smartphone merek Koreanya. 

Tepatnya,  mobil Kia All New Sportage keluaran tahun 2011, bermasalah pada komponen sistem pendingin udara alias AC.  Menurut nya, sudah kena dari Desember 2014 namun baru mendapatkan onderdilnya pada April lalu. Gile aja, hampir 5 bulan tuh.

Tidak hanya itu, pemilik All New Sportage ini juga memiliki teman yang problemnya hampir sama. Hanya saja, mobilnya All New Kia Rio keluaran tahun 2011. Yakni setelah pemakaian empat tahun, susah mencari koil yang sudah kena.

Maka itu, tahapnya sudah sampai pada tahap gemes dengan layanan purna jual dari Agen Pemegang Merek asal Korea Selatan ini.  “Tolong dong sampaikan ke APM Kia, bagaimana tanggung jawabnya ke konsumen,”  ungkap pria berusia 35-an yang tinggal di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ternyata,  kasus lambannya penyediaan suku cadang untuk layanan purna jual Kia ini terbilang akut. Sebelumnya juga  aduan serupa.  Bahkan sempat dipublikasikan mobilinanews pada akhir Maret 2015 lalu (baca Suku Cadang Asli Kia di Indonesia Makin Sulit?).

Sehari setelah artikel itu tayang  pada  Minggu sore 22 Maret 2015, pihak PT Kia Mobil Indonesia mencoba melakukan klarifikasi.  Saat itu, Lawindri Liu selaku PR manager PT Kia Mobil Indonesia yang langsung menghubungi redaksi.

Lalu, Lawindri menyatakan akan segera memberikan klarifikasi secara tertulis. Hanya saja, ditunggu klarifikasinya sekalian lama tak juga terwujud. Sampai kemudian mencuat dua kasus yang menimpa Kia Sportage dan All New Kia Rio ini.

Menurut  sumber yang dekat dengan Kia Mobil Indonsia, sebenarnya memang sudah ada upaya perbaikan layanan purna jual dari pihak PT KMI.

Hanya saja pada kenyataannya, proses pergantian komponen slow moving masih berlangsung lama, bisa sekitar 4 bulan. Padahal kalau dihitung, proses shipping (pengapalan) dari Korea ke Indonesia hanya memakan waktu  paling lama tiga minggu.

Lalu, nyangkut di mana nih?