mobilinanews.com (Jakarta) – Rabu malam (27/5), mobilinanews
bertemu dengan sejumlah anggota komunitas otomotif beratribut kemeja biru di
Epicentrum Walk, Jakarta Selatan. Yang unik, karena selain berusia muda-muda,
para anggota tidak hanya didominasi kalangan lelaki, namun juga cewek-cewek
cantik. Usut punya usut nama komunitasnya pun unik, Ketombe Autoclub.
“Rata-rata usia anggota yang aktif sekarang antara 20 sampai
25 tahun, meski para senior masih ada beberapa yang tetap aktif,” kata Anandito
Nursandi a.k.a Dito, Ketua Ketombe chapter Jakarta, yang tampilan rambutnya
sekilas mirip Run-D, pemain keyboard band Nidji.
Secara usia, komunitas yang satu ini ternyata memiliki
perjalanan cukup panjang. Setidaknya jika dilihat dari usia berdiri sejak 22
Desember 1997 alias sudah hampir 18 tahun bereksistensi. Kekuatan hubungan di
antara anggota juga bisa dilihat dari makna nama Ketombe yang ternyata
singkatan dari Kerumunan Tempat Orang Mau Berkreasi.
Sebagai komunitas otomotif yang kreatif, anggota Ketombe
tidak hanya terpaku pada pemilik mobil atau motor, ataupun merek kendaraan. “Yang
penting hobi otomotif dan kreatif,” imbuh Dito.
Tidak hanya terpaku di Jakarta, Ketombe juga sudah
berkembang di kota-kota lain, seperti Bandung, Semarang, Pamekasan, Makassar,
Lampung, Jambi, Pekanbaru, Padang, Medan dan Palembang. Untuk chapter Jakarta para anggota biasanya kopdar
dua kali seminggu di jalan Hang Lekir Raya (depan RM Sederhana), Jakarta
Selatan.
Berbagai kegiatan otomotif pun telah dilakoni komunitas satu
ini, seperti ikut dan juara di ajang drag race dan modifikasi, ataupun kegiatan jual beli aksesori
atau suku cadang di antara sesama anggota.
Lalu sudah yang cinlok, belum? “Tuh, Dito malah pernah
ditikung,” imbuh seorang rekannya.
Nah, lho...