Peduli Terhadap Drifting, Intersport Dapat Apresiasi dari IMI

Rabu, 18/07/2018 13:37 WIB |
Ki-Ka: Poedio Oetojo (PP IMI), Andi Hazor (Intersport), Dika CH (drifter nasional)
Ki-Ka: Poedio Oetojo (PP IMI), Andi Hazor (Intersport), Dika CH (drifter nasional)

mobilinanews (Jakarta) - Kepedulian Intersport dalam mengembangkan olahraga drifting tanah air mendapat jempol dan apresiasi tinggi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku otoritas olahraga otomotif Indonesia.

Sekretaris olahraga mobil PP IMI, Poedio Oetojo mengatakan bahwa drifting sebenarnya sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 2005. Tapi dalam perjalannya sering terjadi pasang surut, dan bahkan sempat vakum selama bertahun-tahun.

Tahun ini, para drifter Indoensia yang haus akan kompetisi seakan dimanjakan dengan banyaknya kejuaraan termasuk lima seri agenda Intersport World Stage Qualifier. "Beberapa tahun drifting ini sempat terhenti, baru di 2017 dan 2018 ini kembali menggeliat. Tahun lalu kejurnas hanya 3 seri, dan tahun ini jadi 5 seri. Dari Intersport juga ada lima seri dan dua seri itu kejurnas. Total ada 8 kali, jelas ini akan memberi kepuasan kepada drifter-drifter kita," kata Poedio Oetojo.

"Tentunya kita patut mengapresiasi dan berterima kasih kepada Intersport yang mau terjun untuk mengembangkan drifting Indonesia," sambungnya.

Poedio menambahkan bahwa drifting saat ini sudah masuk olahraga resmi dibawah naungan FIA, induk organisasi motorsport dunia. "Tapi di Indonesia, sejak drifting masuk sudah langsung di bawah PP IMI. Masuk FIA baru tahun lalu," jelas Poedio.

Tak hanya itu, drifter andalan Intersport, Dika CH juga membenarkan sejak kehadiran Intersport di kancah drifting melalui Drift Academy, saat ini sudah ada beberapa drifter baru yang muncul.

"Sudah ada tiga drifter baru yang membangun mobil dan akan ikut kompetisi. Untuk di cabang drifting ini datang 3 pemain baru itu sudah banyak lho. Karena itu harapan saya event ini bisa terus konsisten hingga tahun-tahun ke depan," beber Dika CH. (adri)