Polres Tangsel Nilai SD Jaya Plus Montessori Peduli Keselamatan Jalan

Sabtu, 27/10/2018 14:48 WIB |
Ipda Hery Sulistiono mendemokan wajib pakai helm di SD Montessori Tangerang Selatan. (foto : ist)
Ipda Hery Sulistiono mendemokan wajib pakai helm di SD Montessori Tangerang Selatan. (foto : ist)

mobilinanews (Tangerang Selatan) - Kanit Dikyasa Polres Tangerang Selatan, Ipda Hery Sulistiono menilai Sekolah Dasar Jaya Plus Montessori layak menjadi sekolah percontohan yang peduli terhadap keselamatan jalan.
 
"Terima kasih kepada Independent Bikers Club (IBC) yang sudah memfasilitasi kami dengan pihak SD Jaya Plus Montessori untuk memberikan penyuluhan pentingnya memakai helm bagi pengantar anak ke sekolah," jelas Hery di sela acara implementasi IBC -Safety Campaign Award 2018 di SD Jaya Plus Montessori, Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (26/10/2018). 

Kepedulian pihak SD Jaya Plus Montessori diwujudkan dalam Surat Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh  Kanit Dikyasa Polres Tangerang Selatan Ipda Hery Sulistiono dan Kepala Sekolah SD Jaya Plus Montessori Dra Sriyati di sela acara tersebut.

"Inti dari  Surat Keputusan Bersama adalah mengajak para pengantar anak, khususnya orangtua murid untuk menumbuhkan budaya disiplin kepada anak sejak usia dini. Betapa pentingnya memakai helm," jelas Sriyati. 

Dalam kegiatan implementasi tersebut, IBC menggelar acara pre dan post test untuk mengetahui adanya perubahan pemahaman.

 Sebanyak 20 respon mendapatkan nilai rata-rata pre test 5,9 poin. Kemudian, setelah diberikan pemaparan, dan mengikuti post test, 20 responden  mendapat nilai 7,2 poin.

"Artinya, ada perubahan pemahaman di sini," jelas Rio Winto, ketua umum IBC. 

Dalam hal perubahan sistem, pihak SD Jaya Plus Montessori dan Polres Tangerang Selatan membuat perjanjian dalam Surat Keputusan Bersama dalam hal keselamatan jalan.

 Sosialisasi soal keselamatan jalan akan menjadi agenda wajib saat penerimaan siswa-siswi baru. 

"Pihak sekolah juga akan memberikan imbauan kepada pengantar anak untuk selalu memakai helm," kata Dra. Sriyati. 

Para pengantar anak juga akan selalu diingatkan lewat lukisan mural yang memberikan pesan soal pentingnya menggunakan helm. (bs)