mobilinanews.com (Jakarta) – GrabTaxi yang berikan kemudahan bagi penggunanya karena praktis, aman dan nyaman, juga memberikan manfaat tambahan bagi para driver yang tergabung dengan GrabTaxi. Di mata pengemudi taksi kehadiran GrabTaxi bisa menjadi penambah penghasilan dengan metode yang diterapkannya.
Diutarakan oleh Saifulloh, pengemudi Express Taksi yang telah menjadi member GrabTaxi, awalnya mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan janji diberikan bonus-bonus berupa nominal yang akan tertransfer secara otomatis ke rekening pengemudi.
“Setelah terdaftar, GrabTaxi memberikan fasilitas HP Android yang telah diinstal program GrabTaxi khusus bagi penumpang. Nantinya HP akan menjadi milik driver dengan cara cicilan ringan. Selain itu kami dibukakan rekening CIMB guna transfer bonus,” ujar Saifulloh yang telah tergabung bersama GrabTaxi selama 7 bulan.
Diungkapkannya untuk sekali “Hit” (menerima panggilan pelanggan), ia bisa dapat Rp 10 ribu, dalam sehari biasanya ia mengambil 7-10 kali panggilan melalui GrabTaxi. Berarti rata-rata dalam seminggu, Saifulloh bisa mendapatkan tips hingga Rp 700 ribu dalam seminggu.
“Untuk Rush Hour kami bisa dapat lebih lagi. Program serta komisi bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti program yang dipulikasi oleh pelaksana pusat. Hasil kumpulan uang tambahan dari GrabTaxi selama tidak kurang dari 7 bulan bisa capai Rp 30 juta-an,” papar Saifulloh yang terpilih sebagai 100 supir GrabTaksi terbaik.
Jika “narik” mulai jam 5-8 pagi dan mendapatkan 3 job, pengemudi langsung terkirim dana Rp 47.500 sedangkan jika narik sejak pukul 4-8 malam dengan 4 kali pekerjaan akan masuk rekening sejumlah Rp 61.250 belum lagi tambahan Rp 10 ribu per order. Bagi pengemudi yang rajin, bisa kumpulkan uang hingga Rp 150 ribu per harinya dari GrabTaxi, belum lagi tips penumpang yang tidak gunakan jasa GrabTaxi.
“GrabTaxi bisa berikan kesejahteraan bagi driver dengan konsep bagi hasil yang menguntungkan. Keberhasilan mendapatkan pendapatan yang maksimal kembali ke pengemudi. Banyak yang beruntung seperti saya karena giat, namun ada juga yang gagal,” pungkas Saifulloh.