mobilinanews.com (MotoGP) – Seri ke-10 MotoGP Red Bull Indianapolis baru terlaksana pekan depan, 9 Agustus 2015. Tapi di atas kertas, pertarungan keras nampaknya terjadi antara pebalap Movitstar Yamaha MotoGP versus Repsol Honda.
Pasalnya jika mengacu pada hasil tahun lalu, Marc Marcquez yang berhasil menjadi kampiun hanya unggul kurang dari 2 detik di depan Jorge Lorenzo. Marquez menyelesaikan balapan di sirkuit dengan panjang trek 4,2 km tersebut dengan catatan waktu 42 menit 07,041 detik dan kecepatan rata-rata 160,3 km/jam, sementara Lorenzo menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 42 menit 08,844 detik dan kecepatan rata-rata 160,2 km/jam.
The Doctor Valentino Rossi yang finish di posisi ketiga membukukan catatan waktu 42 menit 13,599 detik dan kecepatan rata-rata 159,9 km/jam. Jika Anda melihat video di bawah ini, ketiganya pun sempat melalui pertarungan ketat untuk menjadi jawara di seri GP Amerika Serikat.
Sederhananya, seri ke-10 MotoGP Bull Indianapolis yang memiliki 10 tikungan kiri dan 6 tikungan kanan, dengan trek terpanjang sejauh 872 meter dan lebar 16 meter, nampaknya lebih cocok untuk karakter Honda RC213V dan Yamaha YZR-M1.
Dengan masih ada sembilan seri tersisa di tahun 2015, peluang ketiganya untuk menjadi juara di akhir musim masih sangat terbuka lebar.
“Menurut saya, Valentino Rossi menjadi favorit juara dunia. Dia menunjukkan performa sangat kompetitif di trek dan mental sangat kuat. Dia juga belum melakukan kesalahan fatal. Sementara Jorge Lorenzo akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk kembali di posisi teratas, dimulai di seri Indiapolis nanti,” kata Loris Capirossi, juara dunia GP 125 dan 250, pada GPOne.com, Jumat (31/7).
Untuk Marc Marquez meski masih memiliki kans mempertahankan titel juara dunia, namun perbedaan 65 poin dengan Rossi membuat situasi tidak mudah. “Marquez masih harus berburu banyak poin. Jika Jorge dan Valentino tidak melakukan kesalahan fatal, akan sulit dia mengejar perbedaan angka tersebut,” pungkas Capirossi.