mobilinanews (Jakarta) – “Uang mahar” Rp 100 juta untuk caketum PP IMI yang sempat ramai diperdebatkan, tidak dibatalkan tetapi malah ditambah menjadi Rp 500 juta.
“Iya tadi sore (kemarinj Selasa 22/9), kami 5 anggota tim Penjaringan kembali melakukan rapat di kantor PP IMI merespons masukan dari Pak Ketua Umum (Nanan Sukarna),” ujar Bily Marbun, ketua tim penjaringan Caketum PP IMI kepada mobilinanews.
Bily yang bersama Medya Saputra (Bengkulu) dan Bambang “Kapten” Haribowo datang ke acara Indonesia Racing Awards atas undangan mobilinanews, menyebut bahwa Pak Ketua memberi masukan agar hanya 2-3 rekomendasi Pengprov saja untuk syarat kelengkapan caketum.
Tujuannya, agar semakin banyak caketum yang mendaftar. Usulan lainnya, mahar untuk caketum tidak hanya Rp 100 juta melainkan Rp 1 miliar untuk menakar keseriusan kandidat jadi “PP IMI 1”.
Tapi setelah rapat dengan 4 anggota tim penjaringan, akhirnya diputuskan regulasi tetap sama dengan ketentuan caketum minimal mendapat rekomendasi 8 Pengprov dan Rp 100 juta seperti yang telah diputuskan sebelumnya.
“Hanya saja ada keputusan tambahan yakni bagi calon yang akhirnya menjadi ketua umum PP IMI harus menambah Rp 500 juta untuk kepentingan Pengprov IMI dan PP IMI,” lanjut Bily yang juga ketua bidang organisasi PP IMI.
Kalau tidak bersedia? “Ya akan berhadapan dengan 34 Pengprov dan PP IMI. Kan itu akan ditanda tangani berbarengan dengan ketika sang calon menyerahkan kelengkapan persyaratan lainnya,” tukas Bily.
Siapa setuju?