mobilinanews (Losail) - Dua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) terus melakukan setting yang tepat untuk kendaraannya pada seri Asia Road Race Championship (ARRC) di sirkuit Losail, Qatar, Kamis (1/10).
Apalagi suhu cuaca di sirkuit mencapai 40 derejat celcius dan temperatur aspal 51,2 derajat celcius. Akibat cuaca yang panas itu, sangat menguras energi energi Dimas Ekky Pratama (20 tahun) dan Andi Farid Izdihar (17).
Hasil FP1 ini memang belum maksimal dikarenakan Dimas perlu adaptasi pada suspensi depan dan final gir. Sedang Andi baru kali pertama turun di kelas supersport 600cc di sirkuit ini.
“Hasil dari FP 1 ini, saya masih perlu penyesuaian setting suspensi bagian depan. Saya merasakan adanya drible pada suspensi depan saat release breaking rem depan . Untuk itu perlu disetting ulang kembali kekerasan suspensi. Selain itu hasil data logger nanti apakah perlu juga dilakukan setting ulang pada final gir,” ungkap Dimas.
Lalu bagaimana dengan pebalap muda andalan Andi Gilang?
“Saya masih perlu penyesuaian pada motor 600 cc. Karena ini pertama kali saya mencobanya di sirkuit ini. Sebelumnya saya pernah balapan di sirkuit ini saat masih di Asia Dream Cup (ADC) dan Asia Talent Cup (ATC) dengan kapasitas motor lebih kecil tentunya. Saya perlu lebih improve lagi di sesi FP selanjutnya,” sebut Andi.